Gorontalopost, GORONTALO - Setelah diterbangkan ke Jakarta,Jumat (13/04/2024), jenazah almarhum dr Imelda Gunawan, Sp.OG, akan dikremasi pada Minggu (15/04/2024).
Dokter kandungan yang meninggal dalam usia 64 tahun, mengalami kecelakaan maut bertabrakan dengan mobil Xenia.
Saat perjalanan dari Manado menuju Gorontalo bersama keluarga, Dr. Imelda, Dr. Eddy Ricoh (anak), Teddy (cucu).
Tepatnya terjadi sebelum Poigar di Desa Blongko, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kamis (11/04/2024).
Baca Juga: Suami Nekad Tikam Istri Hingga Tewas di Pohuwato, Usai Pergoki Chatingan HP Selingkuhannya
Informasi dari keluarga mengungkapkan, Istri dari dr Eddy Djajakusli dibawa ke rumah duka di Lantai Satu President Suite 103 Grand Heaven Jakarta. Kemudian akan dikremasikan di Krematorium Heaven Lantai Lima.
Diketahui, Kremasi atau pengabuan merupakan sebuah metode yang dilakukan pada jenazah dengan cara dibakar.
Sementara itu kepergian almarhum membawa duka mendalam bagi masyarakat Gorontalo serta Ikadatan Dokter Indonesia (IDI) Gorontalo.
Karena dokter kandungan senior yang telah lama bertugas di Gorontalo, terutama di Rumah Sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo.
Sehingga sangat dikenal luas oleh masyarakat Gorontalo karena jasa-jasanya membantu para ibu mulai dari kandungan sampai proses persalinan.
Kemudian memiliki tempat praktek di jalan HOS Cokroaminoto, Kota Gorontalo.
Baca Juga: Berita Duka, Dokter Kandungan Terbaik Gorontalo Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil
Namun informasi dari kerabat bahwa dr Imelda Gunawan belakangan menutup tempat prakteknya karena sempat mengalami penyakit stroke, hingga membuat dirinya harus menggunakan kursi roda.
Sementara itu, ucapan duka pun mengalir di media sosial dan semuanya mendoakan agar jasa-jasa sang dokter yang dikenal ramah itu mendapat balasan setimpal dari Tuhan YME.
“Selamat beristirahat dalam damai dokter paling berjasa bagi ibu-ibu diseluruh provinsi Gorontalo” tulis akun FB Munzia Djula dalam caption-nya.(Mg-02)
Editor : Azis Manansang