Gorontalopost, GORONTALO - Mengikuti dinamika yang berkembang pencalonan pasangan calon (Paslon) yang akan bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) akan mengikuti koalisasi pada pertarungan Pilres.
Namun diprediksi koalisi yang akan terbentuk pada pertarungan Pilgub Gorontalo 27 November mendatang berpotensi dari tiga menjadi empat koalisi.
Baca Juga: Jembatan Ambruk, 4 Warga di Gorontalo Tertimbun Longsor 1 Orang Tewas
Dihimpun dari sejumlah sumber jika mengacuh pada Koalisi Perubahan Nasdem-PKB.
Maka partai koalisi pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, akan memunculkan pasangan cagub-cawagub Gorontalo yaitu Tony Uloli-Rustam Akili.
Koalisi tersebut tepat 9 kursi yang merupakan batas minimum cagub-cawagub.
Baca Juga: Sebagian Warga Gorontalo Terdampak Banjir Masih Mengungsi
Namun jika koalisi ini tak berhasil merangkul Golkar besar kemungkinan koalisasi akan melakukan kocok ulang untuk posisi calon wakil.
Maka sejumlah kalangan memprediksi sejumlah nama bakal dipasang untuk mengimbangi Cagub yang sudah ditetapkan Nasdem.
Sehingga muncul Cawagub alternatif Winarni Manoara, Rama Datau hingga Abdulah Gobel hingga Hana Hasana yang sudah bergabung dengan Nasdem.
Berikutnya untuk kubu Koalisi Ganjar-Mahfud dipastikan akan mengusung Nelson Pomalingo (PPP 4 kursi) yang berpasangan dengan Kris Wartabone (PDIP 7 kursi).
Baca Juga: Rumah Pensiunan Guru di Perum Mansai Hangus Terbakar Kerugian Ratusan Juta
Untuk posisi wakil sejumlah kalangan memprediksi akan memunculkan sejumlah nama lain diantaranya Tony Yunus, hingga Hamzah Isa.
Berikutnya untuk koalisi indonesia maju (KIM) Prabowo Gibran merupakan koalisi gemuk dengan Golkar 9 kursi.
Ditambah PAN 3 kursi serta Gerindra 6 kursi serta Demokrat 3 kursi. Maka seluruhnya menjadi 21 kursi.
Untuk koalisi bakal akan mengusung Idah Sayidah sebagai calon Gubernur.Sedang untuk calon wakil gubernur dari dinamika yang berkembang selain Marten Taha.
Baca Juga: Pilkada Serentak 2024 Pemerintah Maksimalkan Peran Forkopimda
Mencuat nama Nama Erwin Ismail dari Demokrat. Sementara dari Gerindra selain Elnino berkembang nama Andhika Monoarfa yang tak lain anak dari Suharso Manoarfa.
Kemudian dari kalangan profesional muncul nama Eduart Wolok Rektor UNG.
Pertarungan Cawagub inilah, membuat koalisi KIM diperkirakan bakal akan pecah kongsi menjadi dua koalisi.
Maka langkah mundurnya jika Golkar berkoalisi dengan PAN yang memiliki 12 kursi akan menjagokan Idah Sayidah sebagai Calon Gubernur dan Marten Taha sebagai Cawagub.
Marten Taha akan dibayangi Eduart Wolok yang mulai mendapatkan tempat dihati kubu Golkar.
Baca Juga: Bawa Sabu, Pengemudi Bentor Diciduk Sat Narkoba Polresta Gorontalo Kota
Selanjutnya untuk koalisi keempat yang dimotori Gerindra bakal akan berkoalisi dengan Demokrat dan PKS yang memiliki 13 kursi sudah cukup mengusung calonnya.
Untuk koalisi ini akan mengusung Gusnar Ismail sebagai Calon Gubernur. Sedang sebagai wakilnya mencuat nama Abdurrahman Bahmid atau Andhika Manoarfa hingga Elnino Husen Mohi(Mg-02/Zis).
Editor : Azis Manansang