Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kembali Banjir Bandang Terjang Talumolo Gorontalo, Rumah Warga dan Mesjid Besar Al-Ikhlas Dipenuhi Lumpur

Azis Manansang • Minggu, 7 Juli 2024 | 13:44 WIB

 

kondisi mesjid yang tertimbun lumpur.(F:ist)
kondisi mesjid yang tertimbun lumpur.(F:ist)

Gorontalopost,  GORONTALO - Banjir bandang kembali terjang Kelurahan Talumolo Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Usai diguyur hujan lebat sejak Sabtu malam (06/07/2024).

Dihimpun dari sejumlah sumber, banjir bandang datang sekitar pukul 22.00 Wita hingga puncaknya terjadi dipukul 23.00 Wita, debit air terus naik hingga menghantam rumah disekitar saluran air.

"Banjir ini dari atas (Gunung) terus dibawah kesini di wilayah Talumolo, karena hujan dari tadi sekitar jam 9 malam," ungkap Zul Tantu, Minggu (7/7/2024).

Baca Juga: Sat Samapta Polresta Gorontalo Juara 1 Taklukan Reskrim FC Final Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup III

Zul memperkirakan ada sekitar 50 rumah terdampak banjir bandang.

"Tempat tinggal warga itu dimasuki air, lumpur, sampah hingga batang kayu yang dibawa oleh banjir bandang,"ungkapnya.

kondisi jalan di Kelurahan Talumolo Kota Gorontalo usai diterjang banjir bandang (F:Ist)
kondisi jalan di Kelurahan Talumolo Kota Gorontalo usai diterjang banjir bandang (F:Ist)

Sementara selain rumah warga, Masjid Al-Ikhlas yang di sekitar saluran juga terdampak. Lumpur hingga sampah masuk memenuhi bagian dalam masjid.

Beberapa warga yang berdatangan untuk sholat subuh terpaksa harus kembali dan memilih sholat di mesjid lain yang tidak terdampak banjir.

Baca Juga: DKPP Ungkap Chat Rayuan Mesra, Hasyim Asyari kepada Mbak Cindra

"Akibatnya mesjid tidak bisa dipakai untuk sholat karena mesjid masih banyak lumpur,” beber Zul kepada media ini.

Kemudian ditambahkannya ada sekitar 800 meter badan Jalan Mayor Dullah juga dipenuhi lumpur, pasir bercampur tanah, barang kayu hingga sampah.

"Akibatnya akses kendaraan mati total, motor, becak motor (Bentor), mobil hingga truk untuk sementara tidak bisa melewati akses jalan satu-satunya itu," pungkas Zul.(Mg-03).

 

Editor : Azis Manansang
#hujan lebat #Kota Gorontalo #BANJIR BANDANG