Gorontalopost, SUWAWA - Sebanyak enam orang diduga tewas dan puluhan orang tertimbun saat tambang longsor di Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Peristiwa ini tepatnya terjadi di Lokasi tambang rakyat Motomboto, di Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango.
Dihimpun dari sejumlah sumber, dalam kejadian ini terdapat puluhan orang tertimbun di dalamnya,.
"Menurut kabar beberapa diantaranya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ungkap warga.
Baca Juga: Panda Umumkan 133 Casis Caba dan Tamtama Lulus Seleksi Polda Gorontalo
Sementara itu sejumlah sumber lainnya mengungkapkan, peristiwa longsor itu terjadi Sabtu malam 6 Juli 2024.
"Lokasi yang terjadi longsor itu, di titik bor tiga hingga berdampak ke titik bor satu yang berada di bawahnya.
Rata rata korban meninggal dunia, ada di titik bor satu termasuk sejumlah pedagang yang ada di Kawasan itu,"ucap sumber.
Bahkan kata mereka, sejumlah lubang tambang tradisional yang ada disitu, terinformasi sudah tertutup dengan tanah, dengan kondisi beberapa lubang masih ada orang di dalamnya.
Baca Juga: Enam Peserta Lolos Akpol Polda Gorontalo
Selain lubang tambang yang longsong, kamp penambang dan sejumlah warung yang menjual di lokasi tersebut mengalami kerusakan dan beberapa orang menjadi korban.
BPBD Bone Bolango belum terhubung, namun terinformasi tim SAR sudah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban.
Selain Tim SAR yang berjumlah 8 orang, pencarian juga dibantu oleh pihak BPBD, Polsek, Tim IEA serta masyarakat dan keluarga korban.
"Kabarnya sudah ada 6 orang yang ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia," ungkap sumber meyakinkan.
Sementara terinformasi pula tak hanya tambang, empat jembatan di sekitar lokasi tersebut juga dilaporkan terputus karena longsor.
Akibatnya, akses menuju lokasi kejadian menjadi lebih sulit mengingat beratnya medan yang dilalui.
“Benar, namanya Mey Apita bersama anaknya ditemukan tewas, sementara suaminya masih dalam pencarian,” kata Kepala Desa Duano, Ayub Irianto Hadju,membenarkan kejadian. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang