Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gorontalo Dikepung Banjir Puluhan Ribu Warga Terdampak di Kota, Kabgor dan Bone Bolango

Azis Manansang • Sabtu, 13 Juli 2024 | 16:49 WIB

 

kondisi banjir di pusat Kota Gorontalo (F:istimewa)
kondisi banjir di pusat Kota Gorontalo (F:istimewa)

Gorontalopost, GORONTALO – Dihantam banjir dan longsor puluhan ribu warga Provinsi Gorontalo yang tersebar di sejumlah kabupaten kota terdampak.

Dari sejumlah daerah yang ada, kondisi terparah dialami Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo serta Kabupaten Bone Bolango.

Dikota Gorontalo berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo.

Sebanyak 12.487 jiwa dan 1.659 Kepala Keluarga (KK) di tujuh Kecamatan se-Kota Gorontalo terdampak bancana banjir dan tanah longsor.

Baca Juga: Pemprov Gorontalo Imbau Seluruh Masjid Laksanakan Salat Lidaf’ill Bala

Dengan rinciannya jumlah korban banjir di Kecamatan Dumbo Raya sebanyak 3.289 jiwa.

Di antaranya Kelurahan Botu yang terdampak bencana alam longsor sebanyak 11 jiwa, tiga rumah dan tiga KK.

Kelurahan Leato Selatan terdapat bencana longsor yang mengakibatkan 4 KK dan 10 jiwa terdampak. Kelurahan Bugis, sebanyak 3.475 jiwa terdampak bencana banjir.

banjir di lokasi pusat perdagangan.(F:isst)
banjir di lokasi pusat perdagangan.(F:isst)

Sementara di Kecamatan Kota Barat, bencana banjir di kelurahan Lekobalo berdampak pada 249 KK dan 1.297 jiwa.

Kelurahan Dembe 1 terdampak bencana banjir 271 KK dan 904 jiwa.

Di Kelurahan Buluhide sebanyak 142 KK, 532 jiwa dan 96 rumah terdampak bencana banjir.

Baca Juga: Pemprov Gorontalo Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor

Di Kelurahan Tenilo jumlah kepala keluarga yang terdampak bencana banjir sebanyak 191, jumlah jiwa sebanyak 534 dan 183 rumah.

Kecamatan Kota Timur, Kelurahan Moodu 39 KK dan 956 jiwa terdampak bencana banjir. Kelurahan Ipilo yang terkena sebanyak 135 jiwa, 48 KK dan 35 rumah terendam air.

Kelurahan Heledula Selatan 87 KK dan 336 jiwa juga terdampak banjir. Kelurahan Tamalate pun sama sebanyak 166 KK, 716 jiwa dan 151 rumah.

Kondisi banjir di jalur Karsa Utara.(F:ist)
Kondisi banjir di jalur Karsa Utara.(F:ist)

Kecamatan Kota Selatan, Kelurahan Limba UII juga terdampak bencana banjir dengan 37 KK, 110 jiwa dan 29 rumah terendam. Kelurahan Limba B banjir melanda 111 KK dan 422 jiwa.

Baca Juga: Tenilo Satu Orang Meninggal Dunia, Lekobalo Ratusan Warga Mengungsi

Kecamatan Hulontalangi, Kelurahan Tenda juga terdampak bencana banjir dan longsor jumlah kepala keluarga sebanyak 21 KK, 64 jiwa, dan 14 rumah.

Kecamatan Kota Tengah, banjir kelurahan Wumialo berdampak 12 KK dan 35 jiwa.

Terbaru Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, IEA, dan masyarakat setempat tengah berupaya melakukan evakuasi korban banjir di wilayah Kota Gorontalo.

Baca Juga: Pemprov Gorontalo Siapkan Kontainer Pendingin Untuk Jenazah Tulabolo

Selanjutnya di Kabupaten Gorontalo sebanyak 20 ribu jiwa terdampak banjir, menggenangi sedikitnya 2.650 rumah.

Menurut Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Gorontalo Taha Buheli, korban terdampak tersebar di 11 Kecamatan.

Yakni Tilango, Telaga, Telaga Jaya, Telaga Biru, Biluhu, Dungaliyo, Bongomeme, Batudaa, Tabongo, Limboto dan Limboto Barat.

“Kami terus melengkapi data korban banjir yang ada. Data yang sekarang belum final,” ucapnya, Kamis (11/7/24).

Taha mengatakan, saat ini pihaknya sudah mendirikan posko bantuan untuk membantu korban banjir yang terdampak.

Tidak hanya itu, pihaknya juga ikut mendistribusikan makanan siap saji kepada seluruh korban. (Mg-02/Mg-04).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #Kota Gorontalo #Bone Bolango #bencana banjir #KABUPATEN GORONTALO #BPBD