Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kejati Geledah Kantor Wali Kota Gorontalo, Ungkap Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas

Azis Manansang • Selasa, 24 Juni 2025 | 20:04 WIB

 

Suasana jajaran Tim Kejati  Gorontalo melakukan penggeledahan di Kantor .Wali Kota Gorontalo.(F:Ist)
Suasana jajaran Tim Kejati Gorontalo melakukan penggeledahan di Kantor .Wali Kota Gorontalo.(F:Ist)

Gorontalopost, GORONTALO – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo resmi meningkatkan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo ke tahap penyidikan, Selasa (24/6/2025).

Kegiatan ini ditandai dengan penggeledahan di Kantor Wali Kota Gorontalo.

Baca Juga: DPRD Usulkan Skema CSR Tambang dan Soroti Infrastruktur Desa di Bone Bolango

Tim penyidik fokus menyisir ruang Bagian Umum, mengamankan sejumlah dokumen penting yang diduga berkaitan dengan penggunaan anggaran perjalanan dinas para pejabat.

“Kasus ini bermula dari laporan masyarakat dan temuan awal.

Saat ini kami masih fokus mengumpulkan dokumen dan alat bukti,” ujar Asisten Pidana Khusus Kejati Gorontalo, Nursurya, di lokasi.

Ia menegaskan, Kantor Wali Kota menjadi fokus penggeledahan karena dianggap sebagai pusat kegiatan yang berkaitan langsung dengan dugaan tindak pidana.

“Ini adalah lokus utama. Kita akan lihat dari dokumen yang diperoleh, siapa saja yang akan dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.

Menariknya, dari pantauan di tengah proses penggeledahan, turut hadir mantan anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang kini Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea.

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kejati dalam mengungkap kasus ini.

“Saya mendukung penuh tindakan ini.

Baca Juga: Jelang Musda, DPP Golkar Rusli Habibie Dilarang Lakukan Penunjukan Plt Ketua DPD Kabupaten Kota

Pemerintahan harus dibersihkan dari praktik korupsi agar lebih transparan dan akuntabel,” ujar Adhan.

Ia juga berharap langkah ini menjadi momentum bersih-bersih menjelang akhir masa jabatan Wali Kota saat ini.

“Saya ingin pemerintahan ini menutup masa baktinya dengan bersih, tanpa noda korupsi.

Hari ini adalah langkah awal untuk itu,” tambahnya.

Kasus ini diprediksi akan terus berkembang, dan publik kini menanti siapa saja pejabat yang akan terungkap dalam pusaran dugaan korupsi anggaran perjalanan dinas tersebut.(Mg-03).

Editor : Azis Manansang
#Adhan Dambea #Kantor Wali Kota #Perjalanan Dinas #Dugaan Korupsi #penggeledahan #KEJATI GORONTALO