Gorontalopost, GORONTALO – Setelah melewati proses Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI yang berlangsung penuh ketegangan dan dihiasi beberapa kali skorsing, Partai Golkar Provinsi Gorontalo akhirnya mencetak sejarah baru.
Bertempat di Hulondalo Ballroom, Minggu (27/7/2025), Musda tersebut resmi menetapkan Idah Syahidah Rusli Habibie sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo untuk periode 2025–2030.
Penetapan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya, Golkar Gorontalo dipimpin oleh seorang perempuan.
Menariknya, Idah yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Gorontalo mendapatkan kepercayaan sebagai calon tunggal.
Skenario ini mengejutkan banyak pihak, mengingat sebelumnya semua Ketua DPD II se-Gorontalo secara solid mengusung kembali Rusli Habibie sebagai ketua.
Namun, situasi berbalik ketika melalui perwakilannya, Thomas Mopili, Rusli menyatakan tidak akan maju lagi dalam bursa pencalonan.
Keputusan itu disebut-sebut berkaitan erat dengan absennya diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Yang sebelumnya telah menegaskan bahwa dirinya belum mengeluarkan diskresi apapun untuk Musda di daerah manapun.
Baca Juga: Bahlil Target Tambah Kursi DPR RI dari Gorontalo, Puji Kepemimpinan Airlangga
“Selama saya keliling buka Musda di berbagai daerah, saya belum pernah keluarkan diskresi,” tegas Bahlil saat menyampaikan sambutan dan menjawab pertanyaan media.
Langkah mundur Rusli membuka jalan mulus bagi Idah Syahidah untuk naik ke puncak pimpinan partai berlambang pohon beringin itu.
Musda pun akhirnya ditutup dengan penetapan Idah sebagai ketua tanpa voting.
Penetapan ini disambut hangat kader Golkar, sekaligus menjadi penanda transformasi internal partai menuju inklusivitas dan regenerasi. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang