Gorontalopost, GORONTALO – Misteri absennya Bripda Farhan, anggota Brimob Polda Gorontalo, saat akad nikah dengan Sukmawati pada Sabtu (9/8/2025) akhirnya mulai terungkap.
Baca Juga: Aksi Curanmor Terbongkar di Gorontalo, Motor Curian Akan Disulap Jadi Bentor
Dihimpun dari sejumlah sumber, Ayah Sukmawati, Hamid Rahman, menyampaikan bahwa Farhan mengaku tidak dalam keadaan sadar ketika meninggalkan lokasi menjelang prosesi akad.
“Jawaban Farhan sama seperti yang ia sampaikan ke atasannya. Ia tetap bersikukuh saat itu tidak sadar, entah karena faktor ghaib atau hal lain yang di luar nalar,” ungkap Hamid saat dikonfirmasi.
Hamid menegaskan, sebelum peristiwa itu, hubungan kedua keluarga maupun calon pengantin tidak memiliki persoalan berarti.
“Tidak ada masalah. Semua baik-baik saja. Hanya saja tiba-tiba Farhan menghilang saat akad akan dimulai,” jelasnya.
Baca Juga: Upacara HUT RI ke-80 di Gorut Khidmat, Bupati Thariq Ajak Jaga Persatuan
Pasca insiden, kedua keluarga bertemu di Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, Kamis malam (14/8/2025).
Pertemuan yang juga dihadiri keluarga besar Farhan, anggota Brimob, dan Propam Polda Gorontalo itu menghasilkan kesepakatan damai.
“Kedua pihak sepakat saling memaafkan. Farhan pun berjanji akan bertanggung jawab atas perbuatannya,” tegas Hamid.(Mg-04)
Editor : Azis Manansang