Gorontalopost, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto resmi menunjuk dua perwira tinggi asal Gorontalo dan Maluku untuk memimpin komando strategis di Papua.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1102/VIII/2025 yang diteken pada 15 Agustus 2025.
Baca Juga: Alfred Anwar Nakodai BNN Pohuwato, Perangi Narkoba di Perbatasan
Dalam SK tersebut, Mayjen TNI Amrin Ibrahim ditetapkan sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih, sementara Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru dipercaya memimpin Kodam XVIII/Kasuari.
Amrin Ibrahim, putra kelahiran Gorontalo, 5 Juni 1968, adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992. Karier militernya terbilang cemerlang.
Ia pernah menjabat Danrem 133/Nani Wartabone Gorontalo (2021), Irdam VI/Mulawarman (2022), hingga Pa Sahli Kasad Tingkat II Bidang Intekmil (2023-2024).
Terakhir, ia menduduki posisi Pa Sahli Tingkat III Kasad Bidang Ekkudag (2024-2025).
Kini, ia menggantikan Mayjen TNI Rudi Puruwitoyang dipromosikan sebagai Aslog Panglima TNI.
Sementara itu, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, jenderal berdarah Maluku kelahiran Jakarta.
Merupakan lulusan Akmil 1993 dan dikenal sebagai prajurit infanteri lintas udara.
Ia berkarier dari bawah, mulai dari Danki Bantuan Yonif Linud 328/Dirgahayu, Danyonif Linud 305/Tengkorak, hingga Dandim 1710/Mimika.
Christian juga sempat menjabat Danbrigif Linud 17/I, Asops Kasdam XVII/Cenderawasih, hingga Asops Kaskostrad (2022–2024) yang membuatnya menyandang pangkat Brigjen TNI.
Pada 2024, kariernya makin menanjak setelah dipercaya sebagai Waasops KSAD Bid Renops dan kemudian Asops KSAD.
Jabatan terakhir inilah yang membawanya naik pangkat menjadi Mayjen.
Kini, ia ditugaskan menggantikan Mayjen TNI Jimmy Ramos Manuluyang dipindahkan menjadi Aster Panglima TNI.
Penunjukan dua putra bangsa ini menandai regenerasi kepemimpinan strategis TNI di Papua.
Sekaligus memperkuat peran daerah dalam jajaran komando teritorial Indonesia.(JP).
Editor : Azis Manansang