Gorontalopost, GORONTALO — Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Lapangan Utama Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Senin (3/11/2025).
Dentuman khas alat musik tradisional Polopalo menjadi penanda dimulainya secara resmi Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peran Saka) Nasional 2025.
Pembukaan ini menandai momentum penting bagi ribuan Pramuka dari seluruh penjuru Indonesia yang berkumpul di tanah Serambi Madinah.
Rangkaian pembukaan diawali dengan upacara adat Bhinneka Tunggal Ika yang menampilkan keberagaman budaya nusantara.
Perwakilan peserta dari 12 Saka tampil dengan busana adat daerah masing-masing, mencerminkan semangat persaudaraan dan kebhinekaan yang menjadi ruh Gerakan Pramuka.
Sejumlah tokoh hadir memberikan sambutan, termasuk Ketua Sangga Kerja, Ketua Kwarda Gorontalo, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, serta Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso.
Dalam sambutannya, Kak Budi Waseso menekankan pentingnya peran generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi.
Ia menilai kegiatan Peran Saka menjadi wadah strategis untuk membentuk karakter, kreativitas, dan kemandirian generasi muda.
“Pramuka bukan hanya soal baris-berbaris, tapi tentang membangun semangat berkarya dan menciptakan peluang di era teknologi,” ujar Budi Waseso dengan penuh semangat.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Gorontalo atas dukungan penuh mereka terhadap pelaksanaan kegiatan nasional ini.
“Kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat Gorontalo menunjukkan wajah sejati bangsa Indonesia bersatu dalam kerja dan kebersamaan,” ungkapnya.
Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan Polopalo oleh Kak Budi Waseso, didampingi Gubernur dan jajaran pejabat daerah.
Momen tersebut disambut riuh tepuk tangan ribuan peserta yang memenuhi area perkemahan.
Usai prosesi simbolis, Ketua Kwarnas menyematkan tanda peserta kepada perwakilan Pramuka putra dan putri, diikuti pengibaran bendera Peran Saka Nasional 2025 yang diiringi oleh pembawa bendera dari 12 Saka.
Kegiatan akan berlangsung hingga 9 November 2025 dengan tema “Pramuka Penuh Karya Menuju Indonesia Jaya” dan slogan CAKAP – Ceria, Asyik, Kreatif, Aktif, Peduli.
Editor : Azis Manansang