Gorontalopost, LIMBOTO – Warga Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, digegerkan oleh sebuah video memilukan yang memperlihatkan seorang ibu tega menganiaya anak kandungnya sendiri.
Perbuatan keji itu ternyata dilakukan bukan karena kebencian, melainkan karena sang ibu ingin menarik perhatian suaminya yang sudah berhari-hari tak kunjung pulang melaut.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Gorontalo, AKP Andrean Pratama, dari hasil penyelidikan sementara diketahui bahwa sang ibu merekam sendiri aksi penganiayaan
tersebut.
Video itu kemudian dikirim ke suaminya sebagai bentuk protes karena merasa diabaikan.
“Pelaku ingin suaminya peduli pada keluarga. Ia kirim video itu supaya mendapat perhatian, tapi justru viral di media sosial,” ungkap Andrean.
Aksi kekerasan yang dilakukan pelaku ini juga diduga dipicu oleh tekanan ekonomi yang semakin berat.
Ketika emosi tak terbendung, sang anak menjadi pelampiasan amarah.
Video yang menyebar luas di berbagai platform media sosial itu pun mengundang kecaman publik dan membuat aparat bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga.
Tak lama setelah kejadian viral tersebut, aparat kepolisian bersama pemerintah kecamatan langsung mendatangi rumah pelaku pada Rabu kemarin.
Saat tiba di lokasi, anak korban tampak ketakutan hingga polisi yang datang langsung menenangkannya dengan pelukan.
Sementara sang ibu diamankan ke Polsek Batudaa Pantai** untuk menjalani pemeriksaan mendalam.
Kasus ini kini tengah dalam proses hukum. AKP Andrean Pratama memastikan pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan asesmen terhadap korban.
“Terduga pelaku dijerat Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Anak, karena melakukan kekerasan terhadap anak di bawah umur,” tegasnya.
Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan ulang video tersebut demi melindungi psikologis korban.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang