Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Era Gusnar -Idah APBD Meroket Kemiskinan Turun Ekonomi Gorontalo Makin Menggigit di Usia 25 Tahun

Azis Manansang • Jumat, 5 Desember 2025 | 20:36 WIB

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan refleksi capaian pembangunan daerah  dalam Rapat Paripurna peringatan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo.(F:ist)
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan refleksi capaian pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna peringatan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo.(F:ist)

Gorontalopost, GORONTALO - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan refleksi capaian pembangunan daerah.

Dalam Rapat Paripurna peringatan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: Evaluasi Usia 25 Tahun Gorontalo, DPRD Akui Capaian Besar, Tapi Ketimpangan Masih Menganga

Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa seperempat abad perjalanan Gorontalo menjadi fase penting.

Untuk menguatkan fondasi ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Selama 25 tahun berdiri, Gorontalo dinilai mampu keluar dari keterbatasan fiskal. APBD yang pada awal pembentukan provinsi hanya sebesar Rp 52,5 miliar.

Kini melonjak tajam menjadi Rp1,75 triliun di tahun 2025, mencerminkan penguatan kapasitas keuangan daerah.

Selain keuangan, Gorontalo juga mencatat prestasi dalam pengelolaan agenda pembangunan berkelanjutan.

Fokus pada penanganan stunting, pendidikan, ketahanan pangan, dan pengentasan kemiskinan.

Mengantar Gorontalo masuk lima besar Indonesia dalam ajang Indonesia’s SDGs Action Awards 2025.

“Awalnya kita bergerak dengan sumber daya yang sangat terbatas.

Tapi dengan kerja keras dan konsistensi, Gorontalo kini mampu mencatat kemajuan yang patut dibanggakan,” ujarGusnar.

Baca Juga: Anggota DPRD PKS Gorontalo Ditahan, Fraksi Tegaskan Hormati Proses Hukum

Indeks Pembangunan Manusia turut mengalami peningkatan signifikan dari 64,1 di awal berdirinya provinsi menjadi 72,01 pada 2024.

Angka kemiskinan juga memperlihatkan tren penurunan, dari kisaran 15 persen menjadi 13,78 persen pada 2024, lalu turun kembali ke 13,24 persen di tahun 2025.

Sektor investasi pun mencatat lonjakan besar dengan realisasi mencapai Rp4,05 triliun, menempatkan Gorontalo di peringkat tujuh nasional.

Gusnar menilai capaian ini menjadi indikator bahwa kepercayaan investor terhadap perekonomian Gorontalo terus menguat. (Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #Kemiskinan Turun #Gusnar Ismail dan Idah Syahidah #hut ke 25 #Kinerja Positif #APBD GORONTALO #Investasi