Gorontalopost, GORONTALO — Pemerintah Provinsi Gorontalo terus menggenjot sejumlah agenda strategis.
Untuk memperkuat posisi daerah sebagai 'Serambi Madinah' di kawasan timur Indonesia.
Baca Juga: Gubernur Gusnar Umumkan Pembangunan Masjid Raya Gorontalo di Kawasan Segitiga Emas
Selain pembangunan Masjid Raya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan komitmennya memperjuangkan status Embarkasi Haji Antara Gorontalo.
Hal itu disampaikan Gusnar saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB yang turut dihadiri Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi.
Menurut Gusnar, keberadaan Embarkasi Haji Antara yang telah diperjuangkan selama lebih dari 14 tahun.
Kini terbukti memberi manfaat besar bagi jamaah haji Gorontalo.
“Selama ini jamaah harus lebih dulu ke Makassar dan menginap dua hari sebelum berangkat.
Dengan embarkasi antara, biaya bisa ditekan hingga lebih dari 30 persen,” kata Gusnar.
Upaya tersebut, lanjut Gusnar, telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Baik dari Kementerian Agama maupun yang berubah sekarang menjadi Kementerian Haji.
Baca Juga: Polda Gorontalo Bongkar Penggelapan Mobil Lintas Provinsi, Pelaku Ditangkap bersama Babuk
Sebagai bukti keseriusan pusat, Gorontalo pada 2026 akan menerima alokasi anggaran Rp 50 miliar dari Kementerian Perhubungan.
Untuk pembangunan Apron Movement Control (AMC) di Bandara Djalaludin Gorontalo.
“Saat ini kami juga masih mengawal anggaran tambahan sekitar Rp 200 miliar.
Untuk penguatan ketebalan landasan pacu, yang sempat tertunda akibat kebijakan efisiensi,” jelasnya.
Gusnar berharap dukungan politik dari PKB ikut memperkuat lobi daerah ke pemerintah pusat agar agenda strategis tersebut bisa segera terealisasi.(Mg-02)
Editor : Azis Manansang