Gorontalopost, GORONTALO – Aktivitas pertambangan mulai menunjukkan dampak
nyata bagi keuangan daerah.
Perusahaan tambang Pani Gold Project dikabarkan mengirimkan 234 kilogram dore emas ke Antam sebagai bagian dari produksi awalnya.
Informasi tersebut disampaikan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat menghadiri
pertemuan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Gorontalo.
Ia menyebutkan bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 60–70 persen akan menjadi emas murni.
Menurut Gusnar, jika dikonversi, potensi emas murni bisa mencapai 150 hingga 160
kilogram.
Dengan harga emas yang tinggi, nilai ekonominya diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah dan berkontribusi besar terhadap pendapatan daerah.
Ia juga menjelaskan skema pembagian royalti, di mana 16 persen untuk provinsi, 23 persen
untuk kabupaten/kota, dan 23 persen untuk daerah penghasil yakni Kabupaten Pohuwato.
Sejauh ini, kontribusi Pani Gold terhadap Pemprov Gorontalo sudah mencapai Rp12–
Rp15 miliar.
Pemerintah optimistis angka tersebut akan terus meningkat seiring bertambahnya produksi tambang di daerah.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang