Gorontalopost.id, PAGUYAMAN - Ditengah harga rica alias cabe rawit melonjak hingga dikisaran Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu perkilogram di wilayah Kabupaten Boalemo.
Tiba-tiba mencuat nama pengusaha rica Boalemo Gorontalo Raflin Hilimi yang bertarung kursi DPRD Boalemo.
Pria yang sudah puluhan tahun menggeluti bisnis rica ini sejak bangku SMA, akan maju dari melalui Partai Persatuan Indonedia (Perindo) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Paguyaman -Paguyaman Pantai.
Baca Juga: Viral di Medsos Bocah Dianiaya Ibu Tiri, Polresta Gorontalo Bergerak Cepat Amankan Terduga Pelaku
Kehadiran Raflin Hilimi ini disambut antusias masyarakat terutama para pedagang dan petani rica.
Apalagi dalam visi misinya Raflin Hilimi akan memperjuangkan nasib petani.
"Saya hadir karena terpanggil. Dimana sesuai visi misi saya akan berjuang mengangkat nasib petani dan pedagang terutama yang berada di wilayah Paguyaman dan Paguyaman Pantai,"ungkapnya.
Baca Juga: Sempadan Danau Limboto Miliki Fungsi Kawasan Lindung
Raflin mengungkapkan tidak hanya petani rica yang menjadi perhatian akan tetapi seluruh petani dan masyarakat akan menjadi perhatiannya jika kelak terpilih nanti.
"Insya Allah jika diberikan amanah saya akan memperjuangkan nasib petani dan nelayan sesuai karakteristik Dapil wilayah Paguyaman dan Paguyaman Pantai," ungkapnya.
Kemudian diakuinya pribadinya tidak akan banyak mengumbar janji, tapi akan berjuang sesuai kemampuan yang dimiliknya.
Baca Juga: TPID Pohuwato Usul ke Pemprov Bentuk BUMD Aneka Usaha di Gorontalo
Terakhir Raflin yang sudah banyak berbuat bagi warga diantaranya mendatangkan pelatih Takraw dan menjadi donatuur berbagai iven olahraga sepakbola karena hobinya.
Menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama pada keluarganya agar Pemilu mendatang dibawah dengan penuh kegembiraan dan kebahagian.
"Beda pilihan hal yang wajar dan menjadi warna-warni dalam demokrasi dan saya menghargai dan menghormati karena itu pilihan.
Dan hak setiap warga. Hanya saja jangan karena Pemilu putus silaturahmi antar keluarga," ucapnya.(Hendris)
Editor : Azis Manansang