Gorontalopost, TILAMUTA - Aksi pencurian disertai kekerasan terhadap hewan terjadi di Wonosari,Kabupaten Boalemo.
Seorang pria berinisial SH (44) mencuri dua ekor sapi dan menebas kaki belakang hewan tersebut sebelum dijual.
Baca Juga: Ridwan Monoarfa Tinjau Langsung Jembatan Rusak, Siap Kawal Aspirasi Warga Sumalata
Motif pelaku ternyata karena dendam terhadap korban yang belum mengembalikan pinjaman uang.
Wakapolres Boalemo Kompol Afandi Nurkamiden menjelaskan.
Bahwa SH telah merencanakan pencurian tersebut sejak melihat sapi korban di kebun dekat rumahnya.
Pada malam hari, ia menjalankan aksinya dengan menyelinap ke lokasi dan membawa sapi sejauh lima kilometer dari pemukiman.
Yang mengejutkan, pelaku kemudian menebas kaki belakang bagian kiri dari dua sapi tersebut.
Tindakan keji ini dilakukan agar sapi tidak melarikan diri sebelum dijual.
SH kemudian menyusun logistik penjualan dengan menyewa mobil dan menghubungi pembeli.
Baca Juga: Bank SulutGo Tawarkan Kursi Direksi untuk Gorontalo, Sofyan Puhi: Harus Diskusi Semua Kepala Daerah
Dua sapi tersebut akhirnya dijual kepada seseorang bernama Nani dengan harga Rp 12.500.000.
Pelaku bahkan membayar imbalan Rp 500.000 kepada pemilik mobil, Husin Palapa, yang tidak mengetahui bahwa kendaraan tersebut digunakan untuk aksi kejahatan.
Kini SH telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan bersama sejumlah barang bukti, termasuk mobil pickup, sepeda motor, dan parang.
Polisi terus mendalami kemungkinan ada pihak lain yang terlibat dalam jaringan penadah ternak curian.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang