Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Boalemo Rencana Naikkan Insentif Dokter, Dorong Layanan Kesehatan Hingga Pelosok

Azis Manansang • Selasa, 27 Mei 2025 | 09:06 WIB

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, dr. Sutriyani Lumula saat menerima cendra mata dari Ketua IDI Provinsi Gorontalo, dr. A.R Mohammad, Sp.PD, Finasim.(F:Gp)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, dr. Sutriyani Lumula saat menerima cendra mata dari Ketua IDI Provinsi Gorontalo, dr. A.R Mohammad, Sp.PD, Finasim.(F:Gp)

Gorontalopost, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Boalemo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kesehatan daerah.

Baca Juga: Gorontalo Jadi Provinsi Terpedas, Konsumsi Cabai Rawit Tertinggi Nasional 2024

Dalam momen pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Boalemo berlangsung di Gedung Azlea Convention Center Kota Gorontalo.

Kabar menggembirakan datang untuk seluruh tenaga medis, khususnya dokter.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, dr. Sutriyani Lumula, S.ST., M.Kes., mewakili Bupati Rum Pagau.

Menyampaikan bahwa pemerintah rencana akan menaikkan insentif bagi dokter, terutama mereka yang bertugas di wilayah terpencil.

“Ini bagian dari upaya kami untuk menjawab kebutuhan layanan medis yang merata.

Karena sebagaimana amanat Undang-Undang Kesehatan, satu dokter idealnya melayani maksimal 1000 penduduk,” ujar Sutriyani dalam sambutannya.

Baca Juga: Pesan Senator Rahmijati kepada Ketua IDI Gorontalo Jaga Netralitas, Jangan Bawa Profesi ke Politik

Sutriyani juga menyampaikan bahwa insentif yang diberikan akan mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah, tergantung lokasi dan tanggung jawab masing-masing dokter.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintahan PAHAM (Pagau-Hambali).

Dalam mengatasi ketimpangan tenaga medis, terutama di daerah pelosok Boalemo yang selama ini kesulitan mendapatkan tenaga dokter tetap.

“Kami ingin para dokter merasa dihargai dan nyaman bertugas di Boalemo.

Apalagi jika mereka bersedia mengabdi di wilayah terpencil, tentu insentifnya juga akan lebih tinggi,” jelasnya.

Terkait dengan tantangan pendanaan, Sutriyani mengungkapkan bahwa Pemkab Boalemo.

Baca Juga: Bupati Sofyan Puhi Apresiasi IDI, Dorong Kolaborasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Akan mengoptimalkan penggunaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk mendukung anggaran tersebut.

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama ia juga menyampaikan perubahan nama Rumah Sakit Tani dan Nelayan (RSTN).

Yang kini resmi berganti nama menjadi RS Clara Gobel, sebagai bagian dari rebranding dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Boalemo.

Kabar baik ini pun disambut tepuk tangan meriah dari para dokter yang hadir.

Menandakan dukungan penuh atas kebijakan insentif yang diyakini akan meningkatkan semangat pengabdian di lapangan.(Mg-02)

Editor : Azis Manansang
#Insentif Dokter Spesialis #rumah sakit (rs) #boalemo #idi #Layanan Kesehatan