Gorontalopost, PAGUYAMAN – Sorotan publik terhadap kualitas proyek jalan Preserasi Paguyaman -Tabulo.
Akhirnya mendapat respons cepat dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
Baca Juga: UMKM dan Desa Digital Jadi Aspirasi Warga Molotabu, Yeyen Sidiki Siap Kawal Hingga Tuntas
Melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pihak BPJN langsung mengambil langkah investigasi terhadap aspal yang diduga bermasalah.
Menanggapi laporan dari LSM yang menyoroti adanya keretakan di beberapa titik jalan, PPK proyek, Yuli Krisdianto, ST, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam.
“Begitu informasi saya terima, saya langsung berkordinasi dengan Pak Sandi Gobel selaku Manager proyek PT. Trisandi Yudha.
Meminta perbaikan di enam titik yang dilaporkan bermasalah.
Kami ingin tahu pasti penyebab retaknya,” ujar Yuli saat diwawancarai, Senin (30//06/2025).
Langkah tersebut, kata Yuli, penting untuk menghindari spekulasi dari berbagai pihak terkait mutu pengerjaan jalan tersebut.
Baca Juga: Satpol PP Razia Tempat Hiburan Malam di Gorontalo, Temukan Miras hingga Penyalahgunaan Lem Eha-Bond
Kemudian Sandi menambahkan pengaspalan yang dilakukan baru satu lapis, sementara ada tiga lapis yang akan dikerjakan.
Terkait kabar bahwa pihak LSM tidak menemukan konsultan saat turun lapangan, Yuli menduga hal itu terjadi di luar jam kerja.
“Bisa jadi saat itu konsultan sedang tidak berada di lokasi karena sudah pulang. Namun kami tetap terbuka untuk komunikasi,” ujarnya.
Baca Juga: Pria di Gorontalo Curi Motor Teman Sendiri, Jual Hasil Curian Rp 4,9 Juta
Menyahuti tuntutan itu Ketua LSM Asia Macam Kamarudin Kasim menyatakan siap berada di lokasi selama 24 jam mengawal pelaksanaan proyek.
Sementara itu masyarakat menyampaikan terima kasih dan mendukung atas pelaksanaan proyek karena selama ini kondisi jalan rusak sering dikeluhkan.
"Kami berterima kasih karena jalan rusak sudah diperbaiki, tentunya akan sangat membantu distribusi dan produktivitas masyarakat," ungkap Sonu mewakili tokoh masyarakat.(Hen).
Editor : Azis Manansang