Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Adat Moloopu Camat Wonosari, Bupati Rum Pagau Minta Jadi Pengayom Semua Etnis

Azis Manansang • Sabtu, 6 September 2025 | 01:32 WIB

 

Bupati Boalemo Rum Pagau saat menghadiri prosesi Molo’opu  (F:Humas)
Bupati Boalemo Rum Pagau saat menghadiri prosesi Molo’opu (F:Humas)


Gorontalopost, WONOSARI – Serah terima jabatan Camat Wonosari diwarnai prosesi adat Moloopu yang sarat makna kebersamaan.

Dalam momentum itu, Bupati Boalemo Rum Pagau menitip pesan penting kepada camat baru, Said Nikmatul Amri,.

Baca Juga: Meriahkan Maulid Nabi, Owner Resto Onato Bagikan Sepeda Listrik untuk Warga Suwawa

Agar mampu merangkul seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan suku maupun latar belakang.

Menurut Bupati, wilayah Wonosari dihuni oleh berbagai etnis, mulai dari Jawa, Bali, Sangihe.

iHngga Minahasa. Keberagaman ini, kata dia, harus menjadi kekuatan, bukan pemisah.

“Seorang camat wajib hadir sebagai pengayom semua etnis. Ia harus mampu mendengar, menyalurkan.

Dan memperjuangkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah,” tegas Bupati Rum Pagau dalam sambutannya, Jumat (5/9/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan tidak akan berhasil jika hanya mementingkan segelintir pihak.

Karena itu, seorang pemimpin di tingkat kecamatan dituntut.

Untuk mengakomodasi semua kepentingan secara adil.

Baca Juga: 96 KK Korban Puting Beliung di Gorontalo Terima Bantuan Rp650 Juta, Termasuk Santunan Korban Jiwa

“Saya berharap Camat Wonosari yang baru bisa menjalankan amanah ini dengan sepenuh hati.

Jangan pernah mengecewakan masyarakat, karena tugas ini adalah tanggung jawab besar sekaligus ladang pengabdian,” tambahnya.(FIk)

Editor : Azis Manansang
#PemerintahDaerah #wonosari #keragaman #Moloopu #Pengayom Masyarakat #boalemo #etnis #Camat Wonosari