Gorontalopost, TILAMUTA – Alun-Alun Tilamuta dipenuhi nuansa seni dan budaya dalam gelaran Pentas Seni Budaya
yang dilaksanakan Kantor Pelestarian Kebudayaan Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian budaya daerah sekaligus membangkitkan kembali berbagai tradisi yang mulai tergerus perkembangan zaman.
Pentas seni budaya dibuka langsung oleh Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau dan turut dihadiri Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali,
Kepala Kantor Pelestarian Kebudayaan Provinsi Gorontalo Moch. Andri WP, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo Ahman Sarman, serta jajaran Forkopimda.
Dalam sambutannya, Rum Pagau mengingatkan pentingnya menjaga eksistensi budaya lokal agar tidak hilang ditelan waktu.
Ia menilai banyak warisan budaya daerah yang kini mulai jarang dikenal oleh generasi muda.
“Budaya merupakan salah satu kegiatan seni yang dapat di lestarikan, karena sudah banyak budaya - budaya kita yang sudah punah diantaranya budaya langga,” kata Rum Pagau.
Menurutnya, pelaksanaan pentas seni budaya menjadi sarana yang efektif untuk menghidupkan kembali
tradisi-tradisi daerah yang hampir punah sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas.
“Tentunya dalam kegiatan pentas seni budaya ini, kita akan menggali kembali budaya - budaya kita yang hampir punah.
Mari kita populerkan, karena dengan budaya kita bisa meningkatkan pendapatan melalui Pariwisata,” ujarnya.
Rum Pagau menambahkan, budaya memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata.
Semakin dikenal sebuah budaya, semakin besar pula peluang daerah menarik kunjungan wisatawan yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kantor Pelestarian Kebudayaan Provinsi Gorontalo yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo
melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Pentas Seni Budaya ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu menjaga keberlangsungan warisan budaya
sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Boalemo sebagai daerah yang kaya akan tradisi dan kearifan lokal.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang