Gorontalopost, GORONTALO – Kerusakan sejumlah infrastruktur pascabencana di Kabupaten Boalemo mendorong pemerintah daerah bergerak cepat.
Empat jembatan yang menjadi akses vital masyarakat kini menjadi prioritas untuk segera dibangun kembali.
Tak ingin pemulihan berjalan lambat, Bupati Boalemo Rum Pagau bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail membawa langsung usulan rehabilitasi infrastruktur tersebut ke pemerintah pusat.
Keduanya mendatangi kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Kedatangan tersebut diterima Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., MM bersama jajaran deputi dan pejabat terkait.
Pertemuan itu difokuskan pada pengawalan kebutuhan anggaran pemulihan infrastruktur akibat bencana di wilayah Gorontalo, khususnya Kabupaten Boalemo.
Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo mendapat perhatian anggaran sebesar Rp 47,6 miliar.
Sementara khusus Boalemo, pemerintah daerah mengusulkan anggaran pemulihan sebesar Rp50,965 miliar.
Anggaran tersebut diprioritaskan untuk membangun kembali empat jembatan strategis.
Rinciannya, Jembatan Harapan Dudepo di Kecamatan Wonosari** membutuhkan Rp16,74 miliar, Jembatan Pangea Tanjung Harapan (Bongo 1) Rp17,5 miliar,
Baca Juga: RS Sitti Khadijah Gorontalo Bertransformasi Jadi Rumah Sakit Umum, Gedung Baru Mulai Dibangun
Kemudian Jembatan Pangea Saritani Rp 8,7 miliar, dan Jembatan Pangea Longgi sekitar Rp 7,9 miliar.
Bupati Rum Pagau menilai pembangunan kembali jembatan tersebut merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Kerusakan akses transportasi, kata dia, berpotensi menghambat mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok, pelayanan publik hingga aktivitas perekonomian masyarakat.
“Jembatan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Fungsinya tidak hanya membuka akses transportasi,
tetapi juga memastikan distribusi kebutuhan pokok, pelayanan publik dan aktivitas ekonomi tetap berjalan,” ujar Rum Pagau.
Pemkab Boalemo kini terus mengawal usulan tersebut agar dukungan pemerintah pusat dapat segera direalisasikan.
Harapannya, pembangunan kembali empat jembatan itu mampu mempercepat pemulihan sekaligus mengembalikan konektivitas masyarakat yang terdampak bencana.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang