Kemah Budaya Pohuwayama Penggalang II Dibuka, Wabup Boalemo Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

Azis Manansang • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:36 WIB

 

Kemah Budaya Pohuwayama Penggalang II Tahun 2026 digelar Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Paguyaman itu resmi dibuka Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali.(F:Diskominfo)
Kemah Budaya Pohuwayama Penggalang II Tahun 2026 digelar Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Paguyaman itu resmi dibuka Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, PAGUYAMAN – Lapangan Molombulahe, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, menjadi tempat berkumpulnya para generasi muda dalam Kemah Budaya Pohuwayama Penggalang II Tahun 2026. 

Kegiatan yang digelar Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Paguyaman itu resmi dibuka Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., Selasa (11/8/2026).

Bagi Lahmudin, kegiatan tersebut memiliki makna lebih besar dibanding sekadar aktivitas perkemahan. 

Kemah budaya menjadi salah satu ruang untuk membentuk karakter peserta sekaligus memperkenalkan dan mempertahankan nilai-nilai budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Boalemo.

Baca Juga: Bakar Sampah Berujung Kebakaran, Lahan Perkebunan di Suwawa Tengah Dilalap Api

Selama mengikuti kegiatan, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengalaman baru melalui berbagai aktivitas kepramukaan. 

Selain meningkatkan keterampilan dan kemandirian, interaksi antar-gugus depan juga menjadi kesempatan untuk membangun persaudaraan.

“Dalam kegiatan perkemahan ini, adik-adik dapat mengasah keterampilan, mempererat persaudaraan antar-gugus depan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan tanah air.”

Lahmudin menegaskan, Gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam membangun karakter generasi muda. 

Melalui kegiatan kepramukaan, anak-anak dapat diarahkan menjadi pribadi yang berakhlak, disiplin, mandiri dan memiliki rasa cinta terhadap Indonesia.

Menurutnya, pembentukan karakter tersebut juga sejalan dengan implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia. 

Karena itu, kegiatan seperti Kemah Budaya Pohuwayama perlu terus mendapat dukungan sebagai bagian dari proses pendidikan di luar sekolah.

Baca Juga: Kadis Kominfo Udin Kuku Berpulang, ASN Bone Bolango Berduka

Perhatian juga diberikan kepada para pembina. Lahmudin meminta mereka memberikan pendampingan secara sabar sekaligus menunjukkan keteladanan kepada peserta, 

sebab pembentukan karakter anak tidak hanya bergantung pada materi kegiatan, tetapi juga contoh yang diberikan orang dewasa di sekitarnya.

“Kami juga berharap kepada Kakak - kakak Pembina agar dapat memberikan bimbingan dan mendampingi adik-adik dengan penuh kesabaran dan keteladanan, 

karena keberhasilan pembinaan karakter generasi muda sangat bergantung pada peran aktif kakak-kakak pembina di lapangan." tutur Wabub

Kemah Budaya Pohuwayama Penggalang II Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda Boalemo yang semakin percaya diri, mandiri, berkarakter, 

serta tetap menjadikan budaya dan kecintaan terhadap tanah air sebagai bagian dari kehidupan mereka.(Mg-07).

Editor : Azis Manansang
Paguyaman Pramuka Gorontalo perkemahan Lahmudin Hambali boalemo gorontalo