Gorontalopost, TILAMUTA — Semangat berdakwah sekaligus berbagi diperlihatkan Muhammadiyah Provinsi Gorontalo dalam pelaksanaan Dakwah Wisata ke-32 di Kabupaten Boalemo.
Mengambil lokasi di Tapadaa Beach Resort, Kecamatan Botumoito, Minggu (6/9/2026), kegiatan tersebut dihadiri Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau
bersama Ketua Muhammadiyah Provinsi Gorontalo Dr. Sabara Karim Ngou, M.Pd.I., Anggota Legislatif Provinsi Gorontalo Ir. Anas Jusuf, M.Si., serta pengurus Muhammadiyah Provinsi Gorontalo.
Baca Juga: Belum Sempat Diadu, Arena Judi Sabung Ayam di Paguat Dibubarkan Polisi, Ratusan Orang Kabur
Bagi Rum Pagau, kegiatan tahunan Muhammadiyah tersebut memiliki makna lebih dari sekadar agenda keagamaan.
Dakwah Wisata yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu juga menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat.
Hal tersebut terlihat dari penyaluran 415 paket bantuan kepada warga di Desa
Tapadaa, Desa Rumbia, dan Desa Bolihutuo, Kecamatan Botumoito.
Rum Pagau pun menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Muhammadiyah
Provinsi Gorontalo atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Boalemo.
“Keberadaan Muhammadiyah melalui kegiatan ini benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebanyak 415 paket telah disalurkan di tiga desa.
Kepedulian seperti ini patut menjadi contoh bagi organisasi lain untuk ikut hadir membantu masyarakat,” kata Rum Pagau.
Baca Juga: Ribuan Pelari Ramaikan Jaton Fun Run 5,8K Kaliyoso, Sekda Gorontalo Tekankan Gaya Hidup Sehat
Menurutnya, konsep Dakwah Wisata yang dilaksanakan Muhammadiyah setiap tahun menjadi bentuk dakwah yang menarik.
Selain memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi sarana berbagi melalui berbagai bentuk bantuan sosial.
Program yang disalurkan tidak hanya berupa paket kebutuhan masyarakat.
Muhammadiyah juga memberikan beasiswa serta bantuan kepada berbagai kelompok, mulai dari anak-anak usia TK hingga masyarakat lanjut usia.
Rum Pagau menilai pola kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa dakwah dapat
diwujudkan melalui aksi nyata.
Pesan keagamaan tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga diterjemahkan dalam bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di akhir sambutannya, Bupati Boalemo mengajak Muhammadiyah untuk terus menjaga hubungan baik yang selama ini telah terbangun.
Ia menilai silaturahmi antara organisasi, pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting untuk memperkuat rasa persaudaraan.
“Hubungan silaturahmi yang selama ini kita bangun jangan sampai terputus. Justru harus terus diperkuat agar persaudaraan, persahabatan dan kebersamaan di tengah masyarakat semakin kokoh,” pungkasnya.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang