Gorontalopost, PINOGU – Pinogu perlahan berubah. Dari wilayah yang pada 2010 belum menikmati akses internet, kini jaringan komunikasi telah tersedia.
Listrik juga sudah masuk, fasilitas pendidikan berkembang, bahkan pelayanan kesehatan kini didukung puskesmas dan tenaga dokter.
Namun, di tengah berbagai kemajuan itu, masih ada satu kebutuhan yang terus disuarakan masyarakat Kecamatan Pinogu: jalan.
Baca Juga: BNNK Boalemo Perkuat Pegiat Anti Narkoba, Lahmudin: Perang Narkoba Dimulai dari Keluarga
Persoalan konektivitas tersebut kembali menjadi perhatian saat Sekretaris Daerah Bone Bolango Iwan Mustapa mendampingi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dalam kunjungan kerja ke Pinogu pada 22–23 September 2026.
Iwan memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus melihat langsung trase rencana pembangunan jalan menuju Pinogu.
Ia juga meninjau Jembatan Gantung Pohulungo yang menjadi salah satu penghubung penting menuju kawasan tersebut.
Bagi masyarakat Pinogu, jalan memiliki arti jauh lebih besar dibanding sekadar infrastruktur fisik.
Akses tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas warga, distribusi kebutuhan, pelayanan pemerintah, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi.
Karena itu, ketika ditanya mengenai kebutuhan utama masyarakat, Iwan menyebut jawabannya tidak berubah.
“Permintaan masyarakat sangat jelas. Yang pertama jalan, yang kedua jalan, dan yang ketiga pun tetap jalan,” ungkap Iwan di hadapan Gubernur Gorontalo dan jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo.
Baca Juga: Bukan Helikopter, Gusnar jadi Gubernur Kedua Tembus TNBNW Menuju Pinogu Gunakan Ojek
Ia menjelaskan, masyarakat sebenarnya telah merasakan berbagai program pembangunan. Dalam kurun waktu sekitar dua dekade, sejumlah sektor mengalami perkembangan yang cukup signifikan.
Akses internet yang sebelumnya belum tersedia pada 2010 kini telah hadir. Begitu pula listrik yang telah menjangkau kawasan Pinogu.
Perubahan juga dirasakan anak-anak sekolah. Jika sebelumnya pelajar harus turun ke wilayah bawah untuk melanjutkan pendidikan tingkat SMA,
kini keberadaan fasilitas pendidikan di Pinogu membuat mereka dapat bersekolah lebih dekat.
Pelayanan kesehatan pun terus berkembang. Pinogu telah memiliki puskesmas dan tenaga dokter.
Dalam kunjungan tersebut, masyarakat bahkan mendapatkan layanan kesehatan spesialistik yang tidak setiap saat tersedia di wilayah itu.
Meski demikian, Iwan melihat pembangunan berbagai sektor tersebut membutuhkan dukungan konektivitas agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih maksimal.
Menurutnya, akses jalan yang memadai akan mempermudah masyarakat memperoleh layanan sekaligus memperlancar distribusi bantuan dan menggerakkan aktivitas ekonomi.
“Berbagai bantuan, termasuk bantuan pangan, sudah banyak diberikan. Tetapi kebutuhan jalan tetap menjadi aspirasi utama karena konektivitas merupakan dasar untuk memperkuat manfaat pembangunan,” jelasnya.
Kebutuhan tersebut kemudian dilihat langsung melalui penelusuran trase jalan yang direncanakan. Iwan bersama jajaran meninjau kondisi medan dan titik-titik yang selama ini menjadi jalur penghubung masyarakat menuju Pinogu.
Jembatan Gantung Pohulungo juga menjadi perhatian karena menjadi bagian dari rangkaian akses yang menghubungkan perjalanan menuju Kecamatan Pinogu.
Peninjauan lapangan itu dinilai penting agar pemerintah memiliki gambaran nyata mengenai kebutuhan pembangunan.
Aspirasi masyarakat tidak hanya dicatat, tetapi dipadukan dengan kondisi medan dan kebutuhan konektivitas di lapangan.
Iwan menjelaskan, pembangunan jalan di Pinogu selama ini tidak hanya mengandalkan satu sumber pembiayaan.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango telah melakukan intervensi, sementara Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan dukungan melalui bantuan keuangan.
Lima desa di Kecamatan Pinogu juga turut berkolaborasi melalui dana desa untuk membangun sejumlah akses. Salah satunya akses dari Bangio menuju kawasan Pinogu serta beberapa titik lainnya.
Namun, kemampuan desa memiliki batas. Ketika kebutuhan pembangunan terus berjalan, kemampuan pembiayaan melalui dana desa semakin terbatas.
Karena itu, dukungan pemerintah provinsi dinilai masih diperlukan untuk menyelesaikan akses yang belum tuntas.
“Kami berharap Pak Gubernur dapat memperjuangkan kelanjutan pembangunan jalan di Pinogu. Masih ada akses yang perlu dituntaskan agar konektivitas masyarakat semakin baik,” kata Iwan.
Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo selama ini dalam pembangunan Pinogu, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Iwan berharap kehadiran langsung Gusnar Ismail di Pinogu dapat memperkuat perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama persoalan konektivitas.
“Semoga kunjungan Bapak Gubernur membawa manfaat besar bagi masyarakat Pinogu dan mempercepat pembangunan infrastruktur serta peningkatan seluruh pelayanan, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga layanan lainnya,” pungkas Iwan.(Mg-05).
Editor : Azis Manansang