Gorontalopost, SUWAWA – Kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Muhammad Jeksen.
Usai mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa, kini mulai ditangani serius oleh aparat kepolisian.
Polres Bone Bolango memastikan telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah panitia penyelenggara kegiatan Diksar tersebut.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, menegaskan bahwa proses hukum sedang berjalan sesuai prosedur.
“Kami masih menindaklanjuti laporan ini. Laporan polisi sudah diterbitkan lengkap.
Dengan visum et repertum sebagai dasar penyelidikan,” jelasnya, Selasa (23/9/2025).
Sejak Senin hingga Selasa, polisi telah memeriksa 10 orang saksi dari panitia kegiatan Mapala Butaiyo Nusa.
Namun, Kapolres menegaskan pemeriksaan tidak hanya berhenti pada panitia.
“Selanjutnya, kami juga akan memeriksa sejumlah pihak lain yang mengetahui jalannya kegiatan tersebut,” tambahnya.
Baca Juga: Mahasiswa UNG Meninggal Usai Diksar di Bone Bolango, Keluarga Laporkan Panitia ke Polda Gorontalo
Langkah cepat kepolisian ini diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti di balik tragedi Diksar yang menelan korban jiwa tersebut.
Kasus ini juga mendapat perhatian luas dari publik, terutama soal standar keamanan kegiatan mahasiswa.(Antx)
Editor : Azis Manansang