Kemarau Meluas, 13 Desa Terdampak, Bupati Bone Bolango Tambah Armada Air Bersih

Azis Manansang • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 15:00 WIB

 

Bupati Ismet Mile memimpin langsung penyaluran bantuan air ke Desa Tamboo dan Desa Lonuo, Kecamatan Tilongkabila.(F:Diskmfo)
Bupati Ismet Mile memimpin langsung penyaluran bantuan air ke Desa Tamboo dan Desa Lonuo, Kecamatan Tilongkabila.(F:Diskmfo)

Gorontalopost, TILONGKABILA – Dampak musim kemarau mulai dirasakan di berbagai wilayah Kabupaten Bone Bolango. 

Untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, Bupati Ismet Mile memimpin langsung penyaluran bantuan air ke Desa Tamboo dan Desa Lonuo, Kecamatan Tilongkabila, Jumat (31/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Iwan Mustapa dan Ketua PMI Bone Bolango, Ruwaida Ismet Mile.

Baca Juga: Laporan Warga Berujung Penindakan, Polres Pohuwato Sita Truk, Pikap dan 53 Jeriken Diduga Solar Subsidi

Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya  pemerintah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan di tengah krisis air bersih.

Ismet Mile menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan warga menghadapi dampak kekeringan sendirian.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan air menjadi prioritas utama  karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan aktivitas masyarakat.

"Pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan. Kami terus memperkuat 

distribusi air bersih agar seluruh warga yang terdampak tetap mendapatkan pelayanan yang  layak," katanya.

Untuk meningkatkan kapasitas distribusi, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan 

Pemerintah Provinsi Gorontalo. Hasilnya, dua unit armada tangki air akan segera 
ditambahkan guna memperluas jangkauan pelayanan ke wilayah yang mengalami 
kekurangan pasokan air.

Baca Juga: Sambut HUT RI Ke-81, Pemkab Gorontalo Serukan Pengibaran Merah Putih dan Gerakan Nasionalisme

Kepala Pelaksana BPBD Bone Bolango, Achril Babyonggo, menyebutkan hingga kini 
terdapat enam kecamatan dan 13 desa yang melaporkan dampak kekeringan.

Bersama PMI, PDAM, BPBD Provinsi, dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah, pemerintah

telah mendistribusikan sekitar 150 ribu liter air bersih kepada 302 kepala keluarga atau 991 warga selama dua pekan terakhir.

Menurut Achril, keterbatasan armada masih menjadi kendala utama dalam memenuhi 

seluruh kebutuhan masyarakat. Meski demikian, pemerintah terus mengoptimalkan 
seluruh sumber daya yang tersedia, termasuk kendaraan pemadam kebakaran,

agar distribusi air bersih dapat berlangsung lebih cepat dan menjangkau seluruh desa terdampak.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
Bone Bolango kemarau panjang Air Bersih dan Sanitasi Ismet Mile BPBD