Bone Bolango Sabet Treasury Award, Penyaluran Dana Desa 100 Persen Jadi Terbaik

Azis Manansang • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:02 WIB

 

Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Bone Bolango, Abdul Halim Katilie, dalam acara Treasury Award di Aula Ambua KPPN Provinsi Gorontalo.(F:Diskominfo)
Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Bone Bolango, Abdul Halim Katilie (paling kanan), dalam acara Treasury Award di Aula Ambua KPPN Provinsi Gorontalo.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mencatat prestasi dalam pengelolaan penyaluran Dana Desa. 

Capaian 100 persen pada Semester I Tahun 2026 mengantarkan Bone Bolango meraih Treasury Award sebagai Pemerintah Daerah dengan kinerja penyaluran Dana Desa terbaik sesuai kategori penghargaan tersebut.

Penghargaan itu diterima Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Bone  Bolango, Abdul Halim Katilie, dalam acara Treasury Award di Aula Ambua KPPN  Provinsi Gorontalo.

Baca Juga: Sofyan Puhi Bawa Produk Gorontalo ke AOE 2026, Bidik Investor dan Pasar Nasional

Abdul Halim menyebut penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja  jajaran pemerintah daerah dalam memastikan proses penyaluran Dana Desa berjalan sesuai  tahapan dan tepat waktu. 

Namun, ia menegaskan capaian tersebut harus dipandang sebagai dorongan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja.

“Penghargaan ini tentu menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus 
memperbaiki kinerja, khususnya dalam memastikan penyaluran Dana Desa berjalan lancar  dan tepat waktu,” kata Abdul Halim.

Bagi pemerintah desa, cepatnya Dana Desa tersalurkan memiliki arti penting. Anggaran  yang tersedia dapat segera digunakan untuk menjalankan program pembangunan maupun  pelayanan yang telah disusun sesuai kebutuhan masyarakat.

“Dana Desa yang cepat tersalur diharapkan bisa segera dimanfaatkan pemerintah desa  untuk membiayai program yang sudah direncanakan dan memberikan manfaat langsung  kepada masyarakat,” ujarnya.

Capaian tersebut tidak berdiri sendiri. Menurut Abdul Halim, keberhasilan itu merupakan  hasil sinergi pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa serta instansi terkait yang  bersama-sama memastikan seluruh persyaratan dan tahapan penyaluran terpenuhi.

“Ini hasil kerja bersama. Sinergi harus terus kita jaga agar kinerja seperti ini tidak hanya  menjadi capaian hari ini, tetapi bisa dipertahankan dan ditingkatkan ke depan,” katanya.

Baca Juga: Tak Mau Ketergantungan Donor, Bone Bolango Siapkan Sistem Baru Tangani AIDS, TBC dan Malaria

Ke depan, Pemkab Bone Bolango ingin menjadikan capaian tersebut sebagai bagian dari  upaya memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah. 

Efektivitas, transparansi dan akuntabilitas akan terus didorong agar anggaran pemerintah tidak berhenti pada proses administrasi.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana pengelolaan  keuangan pemerintah semakin baik dan anggaran yang tersedia benar-benar cepat  diterjemahkan menjadi program dan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan capaian penyaluran Dana Desa 100 persen pada Semester I 2026, Bone Bolango  tidak hanya membawa pulang penghargaan. 

Pemerintah daerah juga dituntut mempertahankan ritme pengelolaan anggaran agar manfaat Dana Desa semakin cepat dirasakan masyarakat di tingkat desa.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
KPPN Bone Bolango Treasury Awards DANA DESA bkpd