Bone Bolango Perkuat Data Literasi, 390 Perpustakaan Jadi Bagian dari Ekosistem Membaca

Gorontalopost, SUWAWA – Seberapa kuat budaya membaca masyarakat Bone Bolango tidak cukup dijawab melalui angka.
Pemerintah daerah kini berupaya memastikan data Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) 2026 mampu menggambarkan kondisi literasi secara nyata.
Karena itu, Dinas Perpustakaan Kearsipan Bone Bolango memperketat tahapan
pengumpulan hingga validasi data.
Baca Juga: Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Paguyaman Boalemo, Identitas dan Penyebab Kematian Belum Te
Hasil kajian tersebut nantinya diarahkan sebagai salah satu bahan untuk mengevaluasi layanan kepustakawanan sekaligus menyusun program pembangunan literasi.
Kepala Dinas Perpustakaan Kearsipan Bone Bolango, Mesalina Vivi Saputra, menjelaskan bahwa proses pengelolaan data IPLM dan TKM tidak dapat dilepaskan dari kerja kolaboratif berbagai unsur.
Menurutnya, kelengkapan informasi, koordinasi antar-OPD dan pemahaman terhadap tugas serta program literasi menjadi tiga hal yang perlu diperhatikan agar proses pengumpulan data berjalan optimal.
“IPLM dan TKM menggambarkan kinerja yang dibangun secara bersama-sama. Karena itu, pencapaiannya juga membutuhkan kontribusi dari seluruh pihak yang terlibat,” tutur Mesalina.
Data tersebut nantinya akan digunakan untuk mengidentifikasi bagian yang sudah
berkembang sekaligus sektor yang masih membutuhkan intervensi.
Aspek yang dilihat antara lain layanan perpustakaan, ketersediaan bahan koleksi, akses masyarakat terhadap perpustakaan dan kebiasaan membaca.



