Bukan Sekadar Naik Tipe, Ismet Mile Minta RSUD Toto Kabila Benahi Dokter hingga Layanan UGD

Azis Manansang • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 09:46 WIB

 

Bupati Ismet Mile saat menghadiri Kick Off Reakreditasi RSUD Toto Kabila sekaligus Soft Launching SITATA-RSTK dan Inovasi Pagar Pasien di halaman rumah sakit.(F:istimewa)
Bupati Ismet Mile saat menghadiri Kick Off Reakreditasi RSUD Toto Kabila sekaligus Soft Launching SITATA-RSTK dan Inovasi Pagar Pasien di halaman rumah sakit.(F:istimewa)

Gorontalopost, TILONGKABILA – Bupati Bone Bolango Ismet Mile ingin proses  reakreditasi RSUD  Toto Kabila menjadi momentum pembenahan menyeluruh. 

Targetnya bukan hanya  mengubah status rumah sakit dari tipe C menjadi tipe B, tetapi  juga meningkatkan  kemampuan pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Ismet saat menghadiri Kick Off Reakreditasi RSUD Toto Kabila 
sekaligus Soft Launching SITATA-RSTK dan Inovasi Pagar Pasien di halaman rumah sakit  tersebut, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: Konfercab PGRI Popayato Barat Digelar, Perlindungan Guru dan Validitas Data Jadi Sorotan

Ismet menilai, peningkatan tipe rumah sakit harus diikuti dengan perubahan nyata di  berbagai sektor. 

Mulai dari ketersediaan dokter dan tenaga medis, kelengkapan alat kesehatan, kecepatan  pelayanan UGD, hingga kenyamanan lingkungan rumah sakit.

Menurutnya, kenaikan menjadi tipe B dapat membuka peluang lebih besar bagi RSUD  Toto Kabila untuk memperoleh dukungan pemerintah pusat. 

Dukungan tersebut dapat berupa alat kesehatan, fasilitas pendukung maupun 
pembangunan ruang pelayanan.

Untuk mengejar target tersebut, Ismet memastikan pemerintah daerah akan memberikan  dukungan anggaran melalui APBD. 

Pembenahan RSUD Toto Kabila bahkan telah diarahkan untuk masuk dalam perencanaan  anggaran 2027.

“Pemerintah daerah akan memberikan dukungan melalui APBD 2027 agar pembenahan  rumah sakit ini tidak berhenti sebagai rencana,” ujar Ismet.

Baca Juga: Pria di Bone Bolango Diduga Terlibat 23 Kasus Ditangkap di Minsel

Di sisi sumber daya manusia, Ismet meminta direktur rumah sakit memperkuat tenaga  dokter berdasarkan kebutuhan pelayanan. 

Jika keahlian tertentu belum dimiliki, pihak rumah sakit diminta tidak menunggu, tetapi  segera mencari solusi melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan institusi kesehatan.

Langkah itu dinilai penting karena keterbatasan tenaga medis dan alat kesehatan masih  menjadi salah satu kendala dalam penanganan sejumlah penyakit. 

Akibatnya, sebagian pasien harus mendapatkan rujukan ke rumah sakit lain, bahkan ke  luar daerah.

“Kalau masih ada kebutuhan tenaga dengan kompetensi tertentu, segera bangun 
komunikasi dengan perguruan tinggi untuk memenuhi kekurangan tersebut,” kata Ismet.

Perhatian Ismet juga tertuju pada kecepatan layanan UGD. Ia meminta pasien yang sudah  menjalani pemeriksaan 

dan dinyatakan membutuhkan perawatan lanjutan tidak terlalu lama menunggu untuk  mendapatkan kamar rawat inap.

Selain aspek medis, suasana dan tampilan rumah sakit juga diminta ikut dibenahi. 

Interior serta wajah RSUD Toto Kabila dinilai perlu diperbarui sehingga pasien merasa  lebih nyaman dan percaya ketika mendapatkan pelayanan.

Bagi Ismet, keberhasilan reakreditasi nantinya harus terlihat dari kualitas pelayanan yang  diterima masyarakat. 

Status tipe B tidak boleh sekadar menjadi label, melainkan harus mencerminkan 
peningkatan kapasitas rumah sakit dalam menangani pasien.

Karena itu, proses menuju peningkatan akreditasi RSUD Toto Kabila diarahkan sebagai  langkah untuk memperkuat seluruh aspek pelayanan. 

Dengan demikian, masyarakat Bone Bolango diharapkan memperoleh layanan kesehatan  yang semakin lengkap, cepat dan berkualitas tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
inovasi Bone Bolango pelayanan kesehatan Ismet Mile RSUD Toto Kabila