Ismet Mile Buka Postur APBD Perubahan Bone Bolango 2026, Pendapatan Jadi Rp 864,6 Miliar

Azis Manansang • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 18:52 WIB

 

Rapat Paripurna DPRD Bone Bolango terkait Pembicaraan Tingkat I Ranperda Perubahan APBD 2026 dihadiri Bupati Bone Bolango Ismet Mile didampingi Sekda Iwan Mustapa.(F:Diskominfo)
Rapat Paripurna DPRD Bone Bolango terkait Pembicaraan Tingkat I Ranperda Perubahan APBD 2026 dihadiri Bupati Bone Bolango Ismet Mile didampingi Sekda Iwan Mustapa.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, SUWAWA — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melakukan koreksi  terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran  2026. 

Dalam rancangan perubahan APBD, target pendapatan daerah kini dipatok sebesar 
Rp 864,6 miliar.

Baca Juga: Kebutuhan 100 Ribu Rumah di Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi Ajak REI Perkuat Kolaborasi

Perubahan tersebut menjadi bagian dari penataan ulang keuangan daerah setelah terjadi  perubahan pada sumber pendapatan, termasuk tambahan alokasi dana dan peningkatan  Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Bone Bolango Ismet Mile mengatakan penyesuaian anggaran harus dilakukan agar  dana yang tersedia dapat kembali diselaraskan dengan kebutuhan pembangunan daerah. 

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Bone Bolango terkait Pembicaraan  Tingkat I Ranperda Perubahan APBD 2026, Senin (14/9/2026).

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Bone Bolango tersebut, Ismet didampingi Sekretaris Daerah Iwan Mustapa. 

Ia menjelaskan perubahan struktur APBD merupakan konsekuensi dari berubahnya 
kondisi pendapatan daerah dibandingkan ketika APBD induk ditetapkan.

“Ketika ada perubahan pada pendapatan, baik karena tambahan alokasi maupun 
meningkatnya sumber PAD, maka anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya perlu  disesuaikan. 

Proses itu harus dilakukan melalui perubahan APBD agar pengelolaannya mempunyai  dasar hukum,” kata Ismet.

Dari sisi pendapatan, angka Rp 864,6 miliar tersebut menunjukkan penurunan 4,20 persen  dibandingkan APBD induk 2026 yang sebelumnya menetapkan target sebesar Rp 906  miliar.

Baca Juga: Jelang Musprov Kadin Gorontalo, Pengurus Kadin Demisioner Ajak Semua Pihak Redam Dinamika

Sejalan dengan itu, pemerintah daerah juga melakukan efisiensi pada belanja. Alokasi  belanja dalam APBD Perubahan 2026 ditetapkan sebesar Rp 847,9 miliar, 

berkurang 5,58 persen dibandingkan anggaran awal sebesar Rp898,1 miliar.

Menariknya, pos pengeluaran pembiayaan justru bergerak naik. Pemerintah menetapkan  pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 41,6 miliar,

meningkat 14,57 persen dari angka  sebelumnya yang berada di level Rpn36,3 miliar.

Bagi Ismet, perubahan postur tersebut menunjukkan bahwa pemerintah perlu 
menyesuaikan kembali penggunaan keuangan daerah dengan kemampuan fiskal yang ada. 

Setiap perubahan anggaran juga harus tetap diarahkan untuk mendukung program 
pembangunan yang telah ditetapkan.

“Penyesuaian angka dalam APBD harus memiliki tujuan yang jelas. Keuangan daerah 
harus kembali diarahkan pada kebutuhan pembangunan

dan seluruh penggunaannya harus  berada dalam koridor aturan serta memiliki legalitas yang kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan perubahan APBD 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai proses 
administratif.

Penataan anggaran harus mampu memastikan sumber daya keuangan daerah  dikelola secara tepat sesuai prioritas pembangunan Bone Bolango.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
APBD 2026 Bone Bolango apbd perubahan PEMKAB BONE BOLANGO Ismet Mile