Gorontalopost, KWANDANG - Sebuah momen membanggakan kembali hadir dari dunia seni dan budaya Gorontalo Utara.
Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, secara resmi melepas tim tari dari Sanggar Nusantara Dance.
Baca Juga: Pansus DPRD Gorontalo Desak Legalitas Tambang Rakyat Pohuwato, Dorong Pemerintah Pusat Tetapkan WPR
Yang akan berangkat menuju Manado untuk mengikuti
ajang kompetisi nasional pada 12 Oktober 2025 mendatang.
Acara pelepasan berlangsung hangat di Kwandang, dan penuh semangat kebudayaan.
Dalam sambutannya, Wabup Nurjanah tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas semangat generasi muda dalam melestarikan warisan budaya lewat seni tari.
“Melihat anak-anak kita gigih mempertahankan identitas budaya lewat gerak dan irama, itu luar biasa.
Ini bukan sekadar menari, ini tentang membawa jati diri daerah ke pentas nasional,” ucapnya penuh bangga.
Tak hanya memberikan semangat, Nurjanah juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan Sanggar Nusantara Dancer.
Ia menyebut kegiatan semacam ini sebagai investasi budaya yang harus terus dirawat dan dikembangkan.
“Kami siap mendukung kegiatan-kegiatan yang menjaga nilai-nilai budaya daerah. Ini adalah aset tak ternilai,” tegasnya.
Wabup juga menekankan bahwa kehadiran tim tari Gorontalo Utara di kompetisi nasional.
Adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kekayaan budaya lokal di mata publik yang lebih luas.
Baca Juga: Rektor UNG Geram Tanggapi Demo Mahasiswa Soal Kematian Jeksen
Dengan penuh harap, ia mengajak masyarakat untuk memberi dukungan moral dan doa.
“Semoga mereka bisa tampil dengan maksimal dan membuat kita semua bangga,” mbuhnya.
Dengan penuh semangat dan kepercayaan diri, para penari muda dari Sanggar Nusantara Dancer siap melangkah menuju panggung nasional.
Mereka tidak hanya membawa koreografi, tetapi juga membawa nama baik Gorontalo Utara.
Masyarakat kini menanti penampilan mereka yang diharapkan bisa mengukir prestasi dan menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk mencintai budaya.(Inong).
Editor : Azis Manansang