Gorontalopost, KWANDANG – Sebuah babak baru segera dimulai bagi masyarakat Pulau Dudepo di Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.
Setelah sekian lama hidup dalam keterbatasan akses listrik, warga pulau tersebut kini bersiap menyambut hadirnya penerangan yang ditargetkan mulai mengalir pada Agustus 2026.
Kabar menggembirakan itu disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, saat meninjau langsung proyek pemasangan kabel listrik bawah laut yang menghubungkan daratan Gorontalo dengan Pulau Dudepo.
Baca Juga: Lantik 3 Pj Kepala Desa, Rum Pagau Minta Aparat dan Dekat dengan Masyarakat
Di tengah aktivitas para pekerja dan penyelam yang berjibaku di laut, Idah menyebut ada harapan besar yang sedang diperjuangkan untuk ribuan masyarakat di pulau tersebut.
“Ada doa-doa tulus dari masyarakat Dudepo untuk para pekerja, khususnya para penyelam yang sedang berjuang memasang kabel listrik bawah laut. Insya Allah seluruh proses ini berjalan lancar,” kata Idah.
Menurutnya, proyek tersebut memiliki makna yang sangat penting karena menjadi simbol pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan.
“Tadi disampaikan Pak Usman Bangun bahwa akhir bulan ini pekerjaan ditargetkan selesai. Artinya, pada Agustus listrik sudah menyala. Insya Allah, saat peringatan 17 Agustus nanti Pulau Dudepo benar-benar sudah terang. Inilah harapan yang selama ini dinantikan masyarakat,” ujarnya.
Bagi warga Dudepo, momen tersebut menjadi hadiah kemerdekaan yang paling berharga. Selama bertahun-tahun mereka hanya melihat cahaya listrik dari daerah lain, sementara pulau mereka masih menunggu sentuhan pembangunan yang sama.
Idah menilai keberhasilan pembangunan jaringan listrik bawah laut itu merupakan bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan kuat dari Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie yang mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi.
“Tentunya ini merupakan jawaban atas doa-doa masyarakat sekaligus hasil perjuangan Bapak Rusli Habibie selaku Anggota DPR RI Komisi XII. Alhamdulillah, berkat sinergi pemerintah, PLN, dan dukungan semua pihak, harapan masyarakat Dudepo akhirnya dapat diwujudkan,” tambahnya.
Tak berhenti pada pembangunan jaringan utama, pemerintah dan PLN juga menyiapkan program pemasangan listrik gratis bagi warga yang memenuhi kriteria.
Langkah tersebut diharapkan memastikan manfaat proyek dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Baca Juga: Rum Pagau Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Boalemo Kembali Kantongi Opini WTP dari BPK
Dengan nilai investasi mencapai Rp 95 miliar, proyek kabel listrik bawah laut Dudepo menjadi salah satu pembangunan kelistrikan paling strategis di Gorontalo.
Setelah Bali dan Madura, Pulau Dudepo tercatat sebagai wilayah berikutnya yang mendapatkan pembangunan jaringan listrik bawah laut,
sekaligus membuka harapan baru bagi kemajuan ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat setempat.(Mg-06).
Editor : Azis Manansang