Gorontalopost, LIMBOTO – Ratusan aparat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI) Kabupaten Gorontalo memadati pelataran Tower Pakaya (Menara Keagungan Limboto) kemarin.
Mereka menggelar aksi demonstrasi menuntut pembayaran gaji yang telah tertunda selama tiga bulan.
Baca Juga: Polda Gorontalo Klarifikasi Dugaan Intimidasi Wartawan, Kabidhumas : Murni Miskomunikasi
Dari pantauan aksi ini diwarnai kritik tajam terhadap Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo, yang dianggap gagal mengelola keuangan daerah.
Massa aksi menyuarakan rasa frustrasi dan ketidakadilan yang mereka alami akibat belum menerima hak-hak mereka.
Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti sampai tuntutan dipenuhi.
“Hari ini kami menyuarakan aspirasi untuk menuntut hak-hak kami yang tak kunjung dibayarkan,” tegas Efendi.
Baca Juga: Kunjungi Gorontalo Wamen PPPA Veronica Tan Disambut Adat Mopotilolo
Senada dengan itu, Ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa (PAPDESI) Kabupaten Gorontalo, Wowiling Habibullah, menyatakan bahwa aksi ini mencerminkan perjuangan kolektif aparat desa.
"Kami berdiri di sini untuk mewakili perangkat desa se-Kabupaten Gorontalo. Kami menuntut hak kami segera dibayarkan oleh pemerintah daerah," ujarnya.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang