Gorontalopost, TABONGO– Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kabupaten Gorontalo.
Dan menyebabkan kerusakan parah pada sebuah rumah warga di Dusun Pisahan III, Desa Botubulowe, Kecamatan Dungaliyo, Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 13.00 Wita.
Baca Juga: Tragedi Diksar Mapala UNG Polisi Periksa 17 Saksi, Kampus Diduga Tak Beri Izin Resmi
Dikutif dari sejumlah sumber, Rumah milik Rustam Ibrahim (53) luluh lantak diterjang angin puting kencang.
Atap seng beterbangan, rangka kayu patah berserakan, dan dinding rumah tampak tinggal separuh berdiri tanpa pelindung.
Rustam hanya bisa pasrah menyaksikan tempat tinggalnya yang berubah jadi puing.
Meski begitu, ia tetap bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil sekitar Rp 3 juta.
Untuk memperbaiki atap dan rangka rumah,” tutur Serda Ishak Nur Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo yang turun langsung membantu korban.
Serda Ishak bersama warga sekitar bergotong royong membersihkan sisa bangunan.
Baca Juga: Kabupaten Gorontalo Cetak Sejarah, Gelar Apel Akbar Perangkat Desa Pertama di Indonesia
Memindahkan kayu dan seng yang beterbangan, serta memastikan area rumah aman untuk ditempati kembali.
Rustam berharap adanya perhatian pemerintah maupun pihak terkait agar bisa kembali memiliki tempat berteduh yang layak bersama istrinya.
Usai kejadian, pihak Babinsa segera berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk tindak lanjut bantuan bagi keluarga terdampak.
Peristiwa ini menjadi peringatan akan semakin sulit diprediksinya cuaca ekstrem di Gorontalo.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang tinggal di wilayah rawan bencana angin kencang.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang