Gorontalopost, JAKARTA– Komitmen memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, secara langsung menyerahkan sekaligus mematangkan
proposal pembangunan Sekolah Rakyat kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Senin (23/02/2026).
Baca Juga: Gubernur Gorontalo Lantik 7 Komisioner KPID 2026–2029, DPRD Tekankan Integritas Pengawasan Penyiaran
Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai solusi pendidikan inklusif bagi anak-anak
dari keluarga prasejahtera yang selama ini menghadapi hambatan ekonomi untuk mengakses pendidikan formal.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati turut didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya
Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Keuangan, serta jajaran terkait lainnya.
Sebagai bukti keseriusan, Pemkab Gorontalo telah menyiapkan lahan seluas sekitar 50.600 meter persegi di Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula.
Lokasi ini direncanakan menjadi pusat kegiatan belajar bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan dari sistem pendidikan akibat keterbatasan ekonomi keluarga.
Saat ini, usulan tersebut memasuki tahap akhir kajian teknis lahan oleh Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Gorontalo.
Proses ini penting untuk memastikan status hukum lahan telah memenuhi seluruh persyaratan sebelum pembangunan fisik dimulai oleh pemerintah pusat.
Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi atas respons positif dari Kemensos terhadap usulan tersebut.
Ia menegaskan, Sekolah Rakyat menjadi investasi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
“Kami bersyukur usulan ini telah diterima. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh pendidikan yang layak
dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Program Sekolah Rakyat merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai strategi mengatasi kemiskinan secara struktural.
Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu memperluas pemerataan pendidikan hingga wilayah terpencil di Kabupaten Gorontalo.
Pemerintah daerah dan Kemensos pun sepakat untuk terus mengawal proses administrasi dan kajian teknis.
Jika seluruh tahapan berjalan lancar, pembangunan fisik Sekolah Rakyat ditargetkan segera dimulai, membuka harapan baru bagi generasi muda di daerah tersebut.(Mg-04)
Editor : Azis Manansang