Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Pemkab Gorontalo Luncurkan GENTING dan LEBEGACOR, Perkuat Strategi Turunkan Angka Stunting

Azis Manansang • Rabu, 11 Maret 2026 | 02:53 WIB

 

Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus meluncurkan dua program   inovatif dalam  upaya mempercepat penanganan stunting, (F:Kominfo)
Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus meluncurkan dua program inovatif dalam upaya mempercepat penanganan stunting, (F:Kominfo)

Gorontalopost, LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo meluncurkan dua program inovatif dalam upaya mempercepat penanganan stunting,

Baca Juga: Paripurna DPRD Gorontalo Bahas LKPJ 2025, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan Pembangunan

yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Literasi Bersama Gerakan Cegah Stunting dan Cinta Rupiah (LEBEGACOR).

Program ini menjadi bagian dari strategi daerah untuk menekan angka stunting yang masih berada di atas rata-rata nasional.

Peluncuran program tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie,

perwakilan BKKBN, serta Bank Indonesia yang menjadi mitra dalam penguatan program.

Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus menjelaskan bahwa angka stunting di Kabupaten Gorontalo

memang menunjukkan tren penurunan, dari 34,8 persen menjadi 28,2 persen pada tahun 2025.

Namun angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di kisaran 19,8 persen.

Menurut Tonny, kondisi tersebut menjadi tantangan besar yang harus ditangani secara serius oleh seluruh pihak.

Baca Juga: Buka Puasa Bersama KKSS Gorontalo, Wabup Tonny Junus Dorong Harmoni Sosial di Bulan Ramadan

Ia mengungkapkan masih terdapat sekitar 15 ribu lebih keluarga yang masuk kategori berisiko stunting dan memerlukan intervensi terpadu.

“Upaya penanganan harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai sektor.

Kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat sangat diperlukan agar intervensi yang dilakukan bisa tepat sasaran,” ujar Tonny. (Mg-04).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #penanganan stunting #stunting 2026 #program kesehatan #program genting #KABUPATEN GORONTALO