Gorontalopost, LIMBOTO – Kabupaten Gorontalo terus mematangkan persiapan
menjelang pelaksanaan PENAS KTNA XVII Tahun 2026.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan kawasan pameran pertanian seluas sekitar 7,8 hektare yang akan menjadi pusat inovasi dan teknologi pertanian nasional.
Hal tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat menghadiri Konser Road to PENAS KTNA XVII di Menara Pakaya Tower.
Menurutnya, area tersebut nantinya akan menampilkan berbagai teknologi modern dan inovasi pertanian dari peserta yang datang dari seluruh Indonesia.
Sofyan menjelaskan bahwa PENAS KTNA XVII bukan hanya ajang pertemuan petani dan nelayan,
tetapi juga menjadi wadah transfer pengetahuan dan teknologi yang dapat mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian daerah.
Berbagai inovasi yang akan dipamerkan diharapkan mampu membuka wawasan para petani mengenai teknik budidaya yang lebih modern, efisien, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Dengan demikian, hasil pertanian lokal dapat semakin kompetitif di tengah perkembangan sektor pertanian nasional.
"Kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah
merupakan kebanggaan besar bagi masyarakat.
Kami ingin momentum ini menghasilkan manfaat nyata bagi petani, mulai dari peningkatan pengetahuan, penguatan jaringan usaha,
hingga kemajuan sektor pertanian daerah secara keseluruhan," kata Sofyan Puhi.
Melalui PENAS KTNA XVII, Kabupaten Gorontalo optimistis dapat memperkuat
posisinya sebagai salah satu daerah pertanian unggulan
sekaligus menjadi pusat perhatian nasional dalam pengembangan inovasi pertanian
berkelanjutan.(Mg-04).