QRISFest 2026 dan Harganas ke-33 Berakhir, Sofyan Puhi Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Gorontalo

Azis Manansang • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB
Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi menutup secara resmi kegiatan  Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Gorontalo yang dirangkaikan dengan  QRISFest 2026. (F:Diskminfo)
Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi menutup secara resmi kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Gorontalo yang dirangkaikan dengan QRISFest 2026. (F:Diskminfo)

Gorontalopost, LIMBOTO – Semangat kolaborasi dan transformasi digital mewarnai penutupan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Gorontalo yang dirangkaikan dengan  QRISFest 2026. 

Selama tiga hari berlangsung, kegiatan tersebut menjadi wadah yang mempertemukan penguatan ketahanan keluarga dengan pengembangan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: GI Mantan Kades Tersangka Dugaan Cabul terhadap Staf Desa Akhirnya Ditahan Polres Pohuwato

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan, Kabupaten Gorontalo dinilai berhasil menghadirkan kegiatan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat, 

terutama para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mendapatkan kesempatan mempromosikan produknya kepada masyarakat luas.

Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi yang menutup secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukur 

dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan agenda tersebut, 

mulai dari Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, BKKBN, panitia pelaksana hingga para pelaku UMKM.

“Ini adalah kebersamaan yang luar biasa. Insya Allah, kebersamaan ini akan terus kita jaga untuk membangun Kabupaten Gorontalo dan Provinsi Gorontalo yang kita cintai,” ujar Sofyan.

Menurutnya, keberadaan QRISFest dan Harganas tidak hanya memperkuat promosi produk lokal,

Baca Juga: Hadapi Ancaman Perubahan Iklim, Pemkab Gorontalo Pilih Tiga Desa Jadi Pilot Project ProKlim

tetapi juga mempercepat adaptasi masyarakat terhadap sistem pembayaran digital yang semakin berkembang. 

Kondisi ini menjadi modal penting dalam membangun ekonomi daerah yang lebih modern dan kompetitif.

Sofyan juga menegaskan pentingnya menjaga sinergi yang telah terbangun antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan BKKBN. 

Dengan kerja sama yang berkelanjutan, berbagai program pemberdayaan masyarakat diyakini akan semakin efektif dan memberikan dampak yang lebih besar.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo pun membuka diri untuk menjadi tuan rumah berbagai kegiatan tingkat provinsi lainnya. 

Selain meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, agenda semacam ini dinilai mampu memperkuat daya saing UMKM, 

memperluas penggunaan transaksi digital, dan mendukung terwujudnya masyarakat Gorontalo yang lebih maju dan sejahtera.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
Gorontalo QRIS Digitalisasi Harganas Sofyan Puhi