Gorontalopost, LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengajak mahasiswa
untuk terus menjadi kekuatan kritis sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Ajakan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat membuka Konferensi Cabang (Konfercab) XVI PMII di Limboto, Jumat (31/7).
Mewakili Bupati Kabupaten Gorontalo, Sugondo mengatakan organisasi kemahasiswaan memiliki tanggung jawab besar
dalam melahirkan kader yang berintegritas serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, sikap kritis tetap diperlukan, namun harus dijalankan secara objektif dan tidak ditunggangi kepentingan tertentu.
"Mahasiswa harus tetap menjadi penyambung aspirasi masyarakat. Kritik terhadap
pemerintah adalah bagian dari demokrasi,
tetapi harus disampaikan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan publik," ungkapnya.
Sugondo menegaskan pemerintah tidak anti terhadap kritik. Sebaliknya, pemerintah
membuka ruang dialog bagi mahasiswa untuk memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan daerah.
Ia berharap komunikasi yang baik antara pemerintah dan kalangan akademisi dapat
melahirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak PMII memperkuat kolaborasi dengan pemerintah melalui
berbagai kegiatan yang berdampak langsung bagi warga.
Mulai dari mendukung pengembangan usaha mikro, membantu penanganan dampak musim kemarau, hingga berpartisipasi dalam program-program pemberdayaan masyarakat.
Menurut Sugondo, PMII tidak cukup hanya menjadi wadah kaderisasi organisasi, tetapi juga harus tampil sebagai motor penggerak perubahan melalui pemikiran yang inovatif dan aksi nyata.
Dengan semangat tersebut, ia optimistis kontribusi mahasiswa akan menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat kemajuan Kabupaten Gorontalo.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang