Pemprov Gorontalo Salurkan Puluhan Sarana Penunjang untuk Perkuat Ekonomi Nelayan

Nur Fadilah • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 09:27 WIB
Kapal bantuan penangkapan ikan program unggulan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mendukung sektor agro maritim, bersandar di pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan Inengo, Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Sabtu (22/8/2026). ANTARA/Zulkifli Polimengo
Kapal bantuan penangkapan ikan program unggulan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mendukung sektor agro maritim, bersandar di pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan Inengo, Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Sabtu (22/8/2026). ANTARA/Zulkifli Polimengo

 

GORONTALOPOST -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo terus memperkuat sektor agro maritim sebagai salah satu sektor strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir. Penguatan tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.

Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sarana penangkapan dan pemasaran ikan kepada kelompok masyarakat nelayan. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi para nelayan di lapangan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo Ariyanto Husain mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

"Bantuan ini diberikan merupakan wujud kolaborasi nyata antara pihak eksekutif dan legislatif," kata Ariyanto di Gorontalo, Sabtu.

Ia menjelaskan, pengalokasian bantuan tersebut juga berasal dari program aspirasi yang masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mekanisme bottom-up tersebut memungkinkan kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui anggota DPRD dapat diakomodasi dalam program pemerintah.

Menurut Ariyanto, mekanisme tersebut akan terus berjalan tidak hanya pada tahun anggaran 2026, tetapi juga di tahun-tahun berikutnya sehingga aspirasi masyarakat dapat bermuara pada program yang memberikan manfaat secara langsung.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari berbagai lintas komisi yang selama ini menjadi mitra Pemprov Gorontalo dalam mengawal serta meneruskan aspirasi para nelayan.

"Program aspirasi tersebut, baik yang dianggarkan pada APBD induk maupun APBD perubahan, merupakan bagian integral dalam program utama Pemprov Gorontalo," ujarnya.

Ariyanto menegaskan, sektor kelautan dan perikanan memiliki posisi penting dalam program agro maritim yang telah dicanangkan oleh Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie sebagai salah satu dari lima program unggulan daerah.

Karena sektor kelautan dan perikanan menjadi bagian dari program tersebut, maka peran para nelayan sebagai pelaku utama di lapangan menjadi sangat penting.

Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memberikan penguatan dan pemberdayaan kepada masyarakat nelayan, termasuk melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dapat menunjang aktivitas mereka.

Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam memberikan bantuan dan pemberdayaan kepada masyarakat merupakan bagian dari amanah undang-undang.

Pada APBD 2026, Pemprov Gorontalo menyalurkan berbagai jenis bantuan untuk mendukung kegiatan penangkapan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil perikanan.

Bantuan tersebut meliputi 51 unit motor tempel, 21 unit sepeda motor yang dilengkapi fasilitas cool box, serta 4 unit chest freezer atau lemari pendingin untuk penyimpanan ikan.

Selain itu, pemerintah juga memberikan penguatan armada penangkapan melalui 4 unit kapal motor dan memasang 13 unit vessel monitoring system (VMS).

Beragam bantuan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan nelayan dalam melaut, tetapi juga membantu menjaga kualitas hasil tangkapan sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih baik ketika dipasarkan.

Pemprov Gorontalo menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial penyerahan. Setiap sarana yang diterima harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.

"Pemprov Gorontalo berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan berkala bersama dengan pihak legislatif lintas komisi. Inilah bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan kami berharap apa yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya," imbuh Ariyanto.

Dengan dukungan sarana penangkapan, penyimpanan, pemasaran, hingga pemantauan aktivitas perikanan, Pemprov Gorontalo berharap sektor kelautan dan perikanan semakin produktif dan mampu menjadi salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat pesisir.(antara)

Editor : Nur Fadilah
PEMPROV GORONTALO bantuan nelayan