Pesan Tegas Maryam Sofyan Puhi untuk Anak Gorontalo, Jangan Diam Saat Melihat Kekerasan

Azis Manansang • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 17:01 WIB

 

Ketua TP-PKK sekaligus Bunda Ramah Anak Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi kepada peserta Ruang Temu Anak Forum Anak For Hulondhalo Kabupaten Gorontalo.(F:Diskominfo)
Ketua TP-PKK sekaligus Bunda Ramah Anak Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi kepada peserta Ruang Temu Anak Forum Anak For Hulondhalo Kabupaten Gorontalo.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, TELAGA BIRU — Diam bukan pilihan ketika anak melihat kekerasan, 
perundungan atau pelecehan. 

Pesan tegas itu disampaikan Ketua TP-PKK sekaligus Bunda Ramah Anak Kabupaten 
Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi kepada peserta Ruang Temu Anak Forum Anak For  Hulondhalo Kabupaten Gorontalo.

Baca Juga: Empat Orang Positif Sabu, Polisi Amankan Lima Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Duhiadaa Pohuwato

Kegiatan yang berlangsung di Pentadio Resort, Kecamatan Telaga Biru, Minggu 
(23/8/2026), 

menjadi momentum bagi Maryam untuk mengingatkan kembali pentingnya keberanian anak dalam menjaga diri dan lingkungan sekitarnya.

Maryam menilai Forum Anak memiliki peran strategis karena anak dapat menjadi pelopor  sekaligus pelapor. 

Sebagai pelopor, mereka diharapkan mampu menginisiasi kegiatan positif, memberikan  contoh yang baik dan ikut membangun lingkungan yang saling menghargai.

“Anak harus jadi pelopor dan pelapor. Sebagai pelopor, anak harus jadi contoh dan 
penggerak hal positif. 

Berani menolak perundungan, menghargai perbedaan, dan mengembangkan kreativitas,”  ujarnya.

Sementara sebagai pelapor, anak harus memiliki keberanian menyampaikan apabila 
menemukan tindakan yang mengancam keselamatan atau hak anak. 

Kekerasan, bullying maupun pelecehan tidak boleh dibiarkan karena dapat berdampak  terhadap tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Cegah Pernikahan Dini, Sofyan Puhi Minta Forum Anak Gorontalo Bergerak dari Kecamatan hingga Desa

“Sebagai pelapor, anak harus berani melaporkan jika melihat atau mengalami kekerasan,  perundungan, pelecehan. 

Melapor bukan mengadu, tapi bentuk keberanian melindungi diri dan orang lain,” tegas  Maryam.

Ia mengingatkan bahwa setiap anak berhak memperoleh ruang untuk hidup, tumbuh dan  berkembang, mendapatkan pendidikan, bermain serta terbebas dari kekerasan dan  diskriminasi.

Maryam juga meminta generasi muda tidak mudah terpengaruh tekanan lingkungan.

Masa anak-anak, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk menuntut ilmu, membangun karakter,  mengembangkan kemampuan dan mengejar cita-cita.

“Karena itu masa anak gunakan untuk belajar, membangun karakter, meraih cita-cita dan  mempersiapkan masa depan,” kata Maryam.

Ia pun menitipkan tiga prinsip kepada anak-anak Kabupaten Gorontalo: menjadi pelopor  kebaikan, 

berani melapor ketika menemukan ketidakadilan, dan mampu menjaga masa depan. 

Maryam turut mengingatkan agar anak tidak terburu-buru memasuki perkawinan.

“Jangan biarkan tekanan lingkungan menghentikan cita-cita kalian,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak, TP-PKK  Kabupaten Gorontalo

akan terus mendorong gerakan “Anak Hebat, Anak Terlindungi,  Kabupaten Gorontalo Ramah Anak.” 

Gerakan ini diharapkan memperkuat lingkungan yang aman sekaligus mendukung anak  untuk tumbuh, berkembang dan meraih masa depan.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
Maryam Bunda PAUD KABUPATEN GORONTALO bullying Sofyan Puhi