Gorontalopost, TELAGA BIRU — Harapan mendapatkan pengobatan muncul bagi Suratmi, warga Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula, setelah Bupati Gorontalo Sofyan Puhi turun langsung melihat kondisi yang dialaminya.
Suratmi mengalami pembengkakan parah pada bagian mata. Kondisi tersebut diperberat dengan keterbatasan ekonomi keluarga sehingga biaya pengobatan menjadi persoalan yang sulit dipenuhi.
Baca Juga: Victor Mailangkay Mundur, Felly Runtuwene Kini Pegang Kendali NasDem Sulut
Bupati Sofyan mendatangi Suratmi yang saat itu berada di rumah kerabatnya di Kecamatan Telaga Biru.
Bupati melihat langsung kondisi warganya yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Sofyan kemudian meminta Dinas Sosial bersama Dinas Kesehatan segera berkoordinasi untuk membantu proses pengobatan Suratmi.
“Yang utama sekarang adalah memastikan Ibu Suratmi segera diperiksa dan mendapat tindakan medis yang sesuai. Untuk itu, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan harus berkolaborasi menangani kebutuhannya,” kata Sofyan.
Arahan tersebut langsung ditindaklanjuti. Suratmi dirujuk ke Rumah Sakit Toto Kabila untuk menjalani pemeriksaan medis secara intensif.
Pemeriksaan itu diperlukan untuk mengetahui kondisi secara lebih menyeluruh sekaligus menentukan tindakan pengobatan yang tepat.
Bagi keluarga Suratmi, langkah tersebut menjadi titik terang setelah keterbatasan biaya membuat upaya pengobatan tidak mudah dilakukan.
Kini, Suratmi telah mendapatkan akses untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Baca Juga: Ditegur Malah Bawa Parang, Pemuda di Gorontalo Diamankan Resmob Macan Dumbo
Perhatian Sofyan tidak berhenti pada kunjungan. Instruksi kepada dua perangkat daerah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi Suratmi mendapat penanganan setelah melihat langsung keadaan yang dialaminya.
Penanganan cepat itu pun memberi harapan baru bagi Suratmi untuk mendapatkan
kesembuhan.
Pemeriksaan di rumah sakit diharapkan menjadi awal dari proses pengobatan sesuai kondisi medis yang dialaminya.
Kasus Suratmi juga memperlihatkan bagaimana koordinasi lintas sektor dibutuhkan ketika warga menghadapi persoalan kesehatan sekaligus keterbatasan ekonomi. ]
Pemerintah daerah hadir untuk membuka akses agar warga tetap dapat memperoleh penanganan yang dibutuhkan.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang