Hadapi Ancaman Siber, Pemkab Gorontalo Resmi Miliki Tim Tanggap Insiden

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 16:29 WIB

 

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Gorontalo, Arifin Suaib, hadir dalam pengukuhan  mewakili Bupati Gorontalo.(F:Diskominfo)
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Gorontalo, Arifin Suaib, hadir dalam pengukuhan mewakili Bupati Gorontalo.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, DEPOK – Ancaman terhadap sistem digital pemerintahan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gorontalo. 

Untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi peretasan dan gangguan keamanan digital, daerah itu kini memiliki Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS).

Baca Juga: Bupati Rum Pagau Minta Seluruh Desa di Boalemo Aktif Perkuat Posyandu

TTIS Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Kabupaten Gorontalo  resmi dikukuhkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Auditorium Mayjen TNI dr.  Roebiono Kertopati, Depok, Selasa (6/10/2026).

Pengukuhan tersebut dihadiri Kepala DKISP Kabupaten Gorontalo Arifin Suaib yang 
mewakili Bupati Gorontalo. 

Kehadiran tim ini diharapkan membuat pemerintah daerah lebih siap ketika menghadapi insiden yang mengganggu keamanan sistem digital.

TTIS memiliki peran penting dalam mempercepat proses penanganan insiden, mulai dari 
mendeteksi gangguan, melakukan respons, hingga membantu pemulihan sistem. 

Langkah tersebut juga berkaitan dengan perlindungan terhadap layanan publik dan data penting yang dikelola pemerintah daerah.

Arifin menegaskan bahwa perkembangan pemerintahan digital harus diiringi dengan  peningkatan kemampuan menjaga keamanan siber.

Ia menyebut digitalisasi tidak boleh  hanya berorientasi pada banyaknya aplikasi yang digunakan, tetapi juga harus memastikan  seluruh sistem memiliki perlindungan yang memadai.

“Semakin luas teknologi digunakan dalam pemerintahan, semakin besar pula tantangan  keamanan yang harus kita siapkan. Karena itu, kehadiran TTIS menjadi bagian penting  untuk memperkuat respons daerah,” kata Arifin.

Baca Juga: Ternak Berkeliaran dan Penguatan Adat, Dua Ranperda DPRD Kabupaten Gorontalo Mulai Dibahas

Menurutnya, tim tersebut juga diharapkan dapat memperpendek waktu penanganan  apabila terjadi insiden keamanan siber. 

Koordinasi yang cepat dinilai penting agar gangguan tidak berdampak lebih luas terhadap sistem maupun pelayanan kepada masyarakat.

Arifin menyampaikan, Pemkab Gorontalo ingin memastikan transformasi digital berjalan  dengan prinsip keamanan dan ketahanan sistem.

Komitmen tersebut sekaligus menjadi  bentuk peran pemerintah daerah dalam ikut menjaga kedaulatan ruang siber nasional.

“Pemerintahan digital yang kita bangun harus mampu memberikan inovasi sekaligus rasa  aman dan kepercayaan kepada masyarakat,” tegasnya.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
bssn PEMKAB GORONTALO Dinas Kominfo keamanan siber siber