GORONTALOPOST - Di tengah gemuruh zaman modern, kepercayaan akan praktik-praktik kegaiban seperti santet masih tetap eksis. Dalam kitab primbon Jawa dan ilmu Kejawen kuno, terdapat enam benda yang sering digunakan sebagai media dalam praktik santet.
Sementara zaman telah berubah, namun bahaya santet masih mengintai, mengincar kesejahteraan dan kehidupan pribadi seseorang.
Tujuan dari santet atau guna-guna sendiri sangat beragam, mulai dari menghancurkan kehidupan pribadi hingga merusak rezeki dan kesehatan.
Bahkan, beberapa orang memanfaatkannya sebagai sarana pengasihan atau pemikat. Efek dari santet sangatlah mengerikan, bahkan dapat mengancam nyawa targetnya.
Santet dikirim melalui bantuan makhluk gaib seperti banaspati atau jin yang berbentuk manusia atau kelelawar.
Berikut adalah enam benda yang paling umum digunakan dalam praktik santet:
1. Buntelan Kain Berwarna Putih
Jika Anda menemukan bungkusan kain berwarna putih di sekitar rumah atau tempat usaha Anda, segera buang ke sungai. Bungkusan putih tersebut biasanya berisi segenggam tanah kuburan. Santet dengan menggunakan tanah kuburan ini bertujuan untuk mengundang si empunya tanah, menciptakan atmosfer angker yang bisa merusak rumah tangga atau usaha Anda.
2. Raja
Raja adalah rangkaian tulisan, gambar, dan simbol-simbol tertentu yang berisi mantra atau doa magis. Benda ini biasanya ditaruh secara senyap di sekitar properti Anda dan dapat menghambat datangnya rezeki atau mengusik kehidupan pribadi Anda. Jika menemukan raja yang tidak jelas asal-usulnya, langkah terbaik adalah membakarnya.
3. Buhul Tali Temali
Buhul santet biasanya terbuat dari kain mori atau kafan yang di dalamnya terdapat media yang didiami oleh makhluk halus yang diperintah untuk mencelakai seseorang. Benda ini sulit ditemukan karena biasanya ditanam di dalam tanah. Jika menemukannya, lepaskan ikatannya kemudian bakar atau buang ke sungai.
4. Boneka Santet
Boneka santet akan terkoneksi dengan target melalui ritual tertentu yang melibatkan barang-barang dari si target seperti rambut, kuku, atau pakaian. Apa pun yang dilakukan pada boneka tersebut akan berimbas langsung kepada targetnya. Jika menemukan boneka santet, segera buang di tempat yang sulit dijangkau atau hutan.
5. Beras Kuning
Berbeda dengan beras kuning yang biasa digunakan dalam ritual positif, beras kuning dalam santet merupakan media yang ampuh jika dicampur dengan minyak misik dan mantra negatif. Jika menemukan beras kuning di sekitar rumah atau tempat usaha, segera kumpulkan dan buang ke sungai.
6. Binatang Berbisa
Binatang seperti kelabang, ular, atau kalajengking sering dimanfaatkan dalam praktik santet. Kehadiran binatang-buat tersebut merupakan pertanda kuat bahwa jin yang diperintah untuk mencelakai Anda sudah berada di dalam rumah. Daripada membunuh binatang tersebut, lakukan pembersihan dan pemagaran gaib.
Selain mengatasi benda-benda tersebut secara fisik, menjaga spiritualitas dan keseimbangan dalam hidup juga sangat penting. Mendekatkan diri pada Tuhan, menjaga pikiran dan hati yang tenang, serta menjaga tindakan dan ucapan akan membantu melindungi diri dari serangan santet. Puasa weton atau hari kelahiran juga bisa menjadi benteng spiritual yang kuat.
Saat ini, masih banyak ilmu santet yang gagal menyerang orang yang tidak bersalah. Dengan pemahaman dan kehati-hatian, Anda bisa melindungi diri dan keluarga dari ancaman kejahatan gaib seperti santet. Jaga diri, jaga hati, dan teruslah waspada terhadap energi negatif di sekitar kita.(***)
Sumber: Youtube @Nasib dan Hoki
Editor : Tina Mamangkey