GORONTALOPOST- Realme mengonfirmasi kehadiran Realme 13 di Indonesia. Smartphone yang digaungkan sebagai “Gaming Bintang Lima” ini akan diluncurkan pada Rabu, 7 Agustus 2024.
Realme 13 dilengkapi dengan layar panel AMOLED yang mendukung kecepatan refresh rate hingga 120Hz. Meskipun detail mengenai ukuran layar belum diungkap, resolusinya kemungkinan besar adalah Full HD+.
Di sektor performa, Realme 13 menggunakan SoC Qualcomm Snapdragon 685 yang lebih bertenaga dibandingkan MediaTek Dimensity 6100+ pada Realme 12.
Dengan fabrikasi 6nm, Snapdragon 685 memiliki konfigurasi CPU 4x Cortex-A73 2,8GHz dan 4x Cortex-A53 1,9GHz, sementara Dimensity 6100+ memiliki konfigurasi CPU 2x Cortex-A76 dan 6x Cortex-A55 2.0GHz.
Yang menarik, Realme 13 dilengkapi dengan sistem cooling Vapor Chamber seluas 4392mm² untuk memastikan suhu smartphone tetap terjaga selama bermain game dalam jangka waktu lama.
Selain itu, fitur GT Mode untuk gaming, yang sebelumnya hanya ada di Realme GT Series, kini hadir pada ponsel ini. Fitur ini tentunya akan memberikan pengalaman gaming yang lebih optimal.
Peningkatan juga terlihat pada sektor pengisian daya. Realme 13 kini mendukung pengisian daya cepat hingga 67W, meningkat dari 45W pada Realme 12.
Ponsel ini juga tetap mempertahankan kapasitas baterai 5.000mAh, memastikan pengguna dapat menggunakan ponsel lebih lama tanpa perlu sering mengisi daya.
Realme 13 memiliki kapasitas memori yang cukup besar, menjadikannya cocok untuk bermain game atau mengedit foto dan video. Grafik dan sound dari smartphone ini sangat mendukung aktivitas tersebut.
Untuk fotografi dan videografi, Realme 13 dilengkapi dengan kamera berfitur canggih yang mampu memotret objek yang sangat jauh dengan hasil jernih.
Realme 13 akan hadir dalam dua varian warna, yakni emerald green dan monet gold. Varian warna ini memberikan pilihan menarik bagi pengguna yang ingin tampil stylish.
Dengan berbagai peningkatan dan fitur canggih yang ditawarkan, Realme 13 siap menjadi pilihan menarik di segmen ponsel gaming dengan harga yang terjangkau.
Editor : Priska Watung