Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Mengapa Lingkaran Pertemanan Menyusut Saat Dewasa? Temukan Penjelasan Psikologis dan Cara Mengatasinya!

Tina Mamangkey • Jumat, 2 Agustus 2024 | 13:00 WIB
Ilustrasi - Ketika memasuki usia dewasa biasanya lingkaran pertemanan akan semakin kecil
Ilustrasi - Ketika memasuki usia dewasa biasanya lingkaran pertemanan akan semakin kecil

GORONTALOPOST - Saat seseorang memasuki usia dewasa, seringkali mereka merasakan perubahan signifikan dalam lingkaran pertemanan mereka.

Lingkaran sosial yang dulunya luas dan beragam saat masa anak-anak atau remaja, cenderung menyusut seiring bertambahnya usia.

Hal ini sering kali menjadi salah satu tantangan emosional yang cukup besar bagi banyak orang dewasa yang mendambakan hubungan sosial yang lebih mendalam.

Dilansir dari Psychology Today, penelitian mengungkapkan bahwa kesepian adalah masalah utama yang sering dihadapi orang dewasa yang ingin menjalin hubungan sosial namun merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Fenomena ini sering kali disebabkan oleh perubahan dalam lingkungan sosial seiring dengan bertambahnya usia.

Pada masa anak-anak dan remaja, seseorang biasanya dikelilingi oleh teman sebaya di sekolah, tempat les, atau dalam berbagai kegiatan sosial yang memudahkan terjalinnya persahabatan.

Namun, ketika memasuki usia dewasa, banyak dari kita menghadapi penyusutan lingkungan sosial.

Tanggung jawab yang semakin kompleks seperti pekerjaan, keluarga, dan kegiatan pribadi menyebabkan kesempatan untuk bertemu orang baru dan membentuk hubungan yang berarti menjadi semakin terbatas.

Perbedaan usia juga menjadi faktor yang menyulitkan dalam menjalin pertemanan di lingkungan dewasa.

Perbedaan generasi sering kali menimbulkan kesulitan dalam perbincangan dan interaksi yang harmonis, yang bisa membuat seseorang merasa terasing dari kelompok sosial tertentu.

Penelitian menunjukkan bahwa membentuk persahabatan memerlukan waktu dan usaha yang signifikan; sekitar 50 jam kontak diperlukan untuk membentuk persahabatan dan hampir 200 jam untuk membentuk persahabatan yang dekat.

Jumlah waktu dan energi ini dapat membuat proses memperoleh teman baru tampak sangat menantang, sehingga banyak orang lebih memilih untuk memprioritaskan hubungan yang sudah ada atau bahkan mengabaikan kesempatan untuk bersosialisasi sama sekali.

Baca Juga: Hubungan Tanpa Status: Kelebihan dan Kekurangan yang Perlu Kamu Ketahui

Namun, ada beberapa strategi yang dapat membantu seseorang mengatasi rintangan dalam menjalin pertemanan di usia dewasa:

1. Proaktif Mencari Peluang Berinteraksi Sosial

Salah satu cara efektif untuk memperluas lingkaran sosial adalah dengan bergabung dalam komunitas hobi, organisasi, atau kegiatan kelompok.

Menempatkan diri dalam lingkungan sosial yang baru dapat membuka peluang untuk bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat dan nilai yang sama.

Ini juga memungkinkan Anda untuk terlibat dalam aktivitas yang menarik dan relevan bagi Anda.

2. Fokus pada Kualitas daripada Kuantitas

Daripada berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin kenalan, lebih baik prioritaskan untuk membina beberapa hubungan dekat dengan orang-orang yang benar-benar Anda rasakan kecocokan.

Menjalin hubungan yang mendalam dan berarti lebih bermanfaat dibandingkan hanya memiliki banyak teman yang tidak terlalu dekat. Kualitas hubungan sering kali lebih penting daripada jumlahnya.

3. Berpikiran Terbuka Terhadap Orang Baru

Cobalah untuk keluar dari zona nyaman Anda dan manfaatkan kesempatan untuk terlibat dalam aktivitas yang memicu rasa ingin tahu Anda.

Terlibat dalam aktivitas baru dan mencari perspektif dari sudut pandang yang berbeda dapat membuka pintu untuk bertemu orang-orang baru dan memperluas jaringan sosial Anda.

***

Editor : Tina Mamangkey
#usia dewasa #pertemanan #Anak-Anak #Strategi #dewasa #Bertambahnya usia