Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Terjebak dalam Pikiran Sendiri, 7 Kebiasaan yang Bikin Kamu Stres

Tina Mamangkey • Jumat, 23 Agustus 2024 | 10:03 WIB
Ilustrasi - Berpikir berlebihan bisa memengaruhi kualitas tidur.
Ilustrasi - Berpikir berlebihan bisa memengaruhi kualitas tidur.

GORONTALOPOST - Apakah kamu sering memutar ulang percakapan yang sudah terjadi, menganalisis setiap kata, jeda, dan ekspresi?

Atau mungkin kamu menghabiskan waktu berjam-jam menimbang pro dan kontra dari sebuah keputusan, hanya untuk merasa lebih bingung daripada sebelumnya?

Jika iya, kamu tidak sendirian. Banyak dari kita terjebak dalam kebiasaan berpikir berlebihan atau overthinking dan meragukan diri sendiri, yang bisa menciptakan stres dan kecemasan.

Melansir dari Ideapod, berikut adalah tujuh kebiasaan umum yang sering dilakukan oleh mereka yang cenderung overthinking dan meragukan diri sendiri, serta bagaimana kita bisa belajar dari kebiasaan tersebut.

1) Perfeksionis Sejati

Perfeksionisme sering kali menjadi akar dari berpikir berlebihan. Keinginan untuk melakukan segala sesuatunya dengan sempurna dapat menyebabkan kita terjebak dalam lingkaran pikiran yang tak berujung.

Alih-alih terus mencari kesempurnaan, fokuslah pada kemajuan.

2) Terjebak dalam Pengulangan Peristiwa Masa Lalu

Banyak dari kita terjebak dalam kebiasaan memutar ulang peristiwa masa lalu di kepala, menganalisis setiap detail.

Meskipun refleksi penting, ada batas antara refleksi yang konstruktif dan perenungan yang tidak produktif. Gunakan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran, bukan untuk dikhawatirkan.

3) Menganalisis Berlebihan Interaksi Sosial

Menganalisis interaksi sosial secara berlebihan adalah kebiasaan yang sering dilakukan oleh mereka yang meragukan diri sendiri.

Padahal, kebanyakan orang tidak menganalisis kata-kata dan tindakan kita seintensif yang kita pikirkan. Ingatlah bahwa kamu mungkin lebih keras pada dirimu sendiri daripada orang lain.

4) Kesulitan dalam Pengambilan Keputusan

Bagi mereka yang sering berpikir berlebihan, mengambil keputusan bisa menjadi tugas yang menakutkan. Ketakutan akan membuat kesalahan sering kali menghalangi kita untuk bergerak maju.

Ingat, tidak ada keputusan yang sempurna. Yang penting adalah membuat pilihan dan memaksimalkan hasil dari pilihan tersebut.

5) Masalah Tidur Akibat Pikiran yang Terus Berputar

Berpikir berlebihan bisa memengaruhi kualitas tidur. Orang yang sering berpikir berlebihan cenderung mengalami kesulitan tidur karena pikiran mereka yang tidak bisa tenang.

Untuk itu, penting untuk memperbaiki kualitas tidur dengan rutinitas yang menenangkan sebelum tidur.

6) Menjadi Kritikus Paling Keras untuk Diri Sendiri

Orang yang berpikir berlebihan sering kali menjadi kritikus paling keras bagi diri mereka sendiri.

Kesalahan adalah bagian dari menjadi manusia, dan penting untuk memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan dan pengertian yang sama seperti yang kita tunjukkan pada teman.

7) Keinginan untuk Mengendalikan Segalanya

Di balik kebiasaan berpikir berlebihan sering kali tersembunyi keinginan untuk mengendalikan segala sesuatu.

Namun, hidup tidak bisa diprediksi, dan tidak ada jumlah berpikir berlebihan yang bisa mengubah itu.

Lebih baik kita belajar untuk beradaptasi dan menjadi lebih tangguh dalam menghadapi ketidakpastian hidup.

----

Belajar menerima bahwa hidup penuh dengan ketidakpastian dan kesalahan adalah kunci untuk mengatasi kebiasaan berpikir berlebihan.

Hidup bukanlah tentang menghindari kesalahan, tetapi tentang bagaimana kita belajar dan berkembang dari perjalanan itu.

Bersikaplah lembut pada dirimu sendiri, rayakan kemenangan kecil, dan jangan ragu untuk mencari bantuan ketika diperlukan.

Hidup adalah tentang perjalanan, bukan tujuan, dan bagaimana kita menerima perjalanan itulah yang membuat kita berkembang.

***

Editor : Tina Mamangkey
#Meragukan diri #kebiasaan #overthinking