Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Meta Meluncurkan Teknologi AR dan VR Terbaru, Bantu Penyandang Tuna Netra dengan Teknologi Canggih!

Priska Watung • Jumat, 27 September 2024 | 16:01 WIB
META Orion
META Orion

GORONTALOPOST- Meta resmi meluncurkan inovasi terbarunya, memperkenalkan kacamata AR pertama mereka bernama Orion, serta versi baru dari kacamata VR Quest 3 yang lebih terjangkau, yaitu Quest 3S.

Tak hanya itu, Meta juga menghadirkan generasi terbaru kacamata pintar Ray-Ban. Namun, Orion masih dalam tahap prototipe dan belum akan dijual untuk konsumen. 

Perangkat ini juga memiliki kemampuan color passthrough berkat kamera 4MP yang membawa pengalaman Augmented Reality (AR) dari dunia nyata ke dalam headset.

Beberapa spesifikasi dikurangi untuk menekan biaya, termasuk penggunaan satu layar LCD dengan resolusi lebih rendah per mata (1.832 x 1.920px) dibandingkan Quest 3.

Namun, refresh rate-nya tetap cepat pada 90Hz dan 120Hz, meski opsi 72Hz dan 80Hz dihilangkan.

Salah satu perubahan signifikan adalah penggantian lensa pancake ramping Quest 3 dengan lensa Fresnel lama dari Quest 2, yang mengurangi bidang pandang menjadi 96° horizontal dan 90° vertikal.

Quest 3S memiliki daya tahan baterai hingga 2,5 jam dengan kapasitas 4.324mAh, sedikit lebih lama meski baterainya lebih kecil dibandingkan Quest 3.

Meta Orion adalah kacamata AR dengan desain terkecil namun memiliki bidang pandang terbesar di antara kacamata AR lainnya. Orion dilengkapi tampilan holografik yang dapat memperlihatkan objek virtual di dunia nyata.

Tampilan ini transparan, sehingga pengguna dapat melihat dunia nyata dan orang-orang di sekitar tetap dapat melihat mata pengguna.

Kacamata ini dapat menampilkan grafis berwarna, mulai dari tampilan virtual sederhana yang mengambang hingga kemampuan kompleks seperti pengenalan objek dan penyediaan informasi tambahan.

Misalnya, Orion dapat mengenali bahan makanan di dapur dan memberikan resep yang mungkin dibuat dari bahan tersebut.

Meskipun Orion adalah kacamata AR paling canggih saat ini, Meta memutuskan untuk fokus pada pengembangan internal lebih lanjut sebelum meluncurkannya untuk konsumen.

Saat ini, Orion hanya tersedia untuk karyawan Meta dan audiens eksternal terpilih sebagai bagian dari proses penyempurnaan produk sebelum peluncuran publik.

Selain Orion dan Quest 3S, Meta juga memperkenalkan versi terbaru kacamata Ray-Ban Meta. Kacamata ini berfungsi sebagai kamera kepala dan asisten AI, dengan kemampuan untuk mengingat hal-hal seperti lokasi parkir mobil. Anda juga dapat menggunakan perintah suara untuk mengatur pengingat atau mengirim pesan suara melalui WhatsApp dan Messenger.

Meta juga bekerja sama dengan Be My Eyes, sebuah aplikasi gratis yang menghubungkan sukarelawan untuk membantu penyandang tunanetra. Kacamata ini dapat menyiarkan video POV kepada sukarelawan yang akan membantu memandu pengguna.

Selain itu, Meta menggandeng Audible dan iHeart untuk menyediakan konten audio yang dapat didengarkan pengguna, dan meningkatkan integrasi dengan Spotify dan Amazon Music.

Meta juga meluncurkan bingkai Shiny Transparent Wayfarer dan lensa UltraTransitions GEN S dari Luxottica, yang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi pencahayaan yang berbeda.

Dengan berbagai inovasi terbaru ini, Meta terus mendorong batas teknologi mixed reality, mempersiapkan kita untuk masa depan di mana dunia nyata dan virtual semakin terhubung.

Editor : Priska Watung
#tuna netra #amazon #spotify #ai #Quest 3S #Teknologi Canggih #Quest 3 #vr #VIRTUAL #meta #ar #Orion