Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kota-Kota Maksiat di Dunia, Apakah Indonesia Termasuk dalam Daftar Ini?

Tina Mamangkey • Senin, 9 Desember 2024 | 14:31 WIB
Mengungkap kota-kota paling maksiat di dunia, tempat orang mencari kesenangan terlarang.
Mengungkap kota-kota paling maksiat di dunia, tempat orang mencari kesenangan terlarang.

GORONTALOPOST - Di era modern ini, liburan sering kali dijadikan cara untuk healing dan melepas penat.

Banyak orang memilih liburan ke kota-kota besar untuk berwisata, mengunjungi museum, atau menikmati keindahan alam.

Namun, ada juga yang mencari hiburan di luar kebiasaan, dengan mengunjungi tempat-tempat yang menawarkan pengalaman yang lebih kontroversial dan bertentangan dengan norma-norma umum.

Beberapa kota di dunia dikenal sebagai tujuan wisata yang penuh dengan kegiatan yang dianggap "dosa" atau tabu oleh masyarakat.

Dilansir dari kanal youtube Daftar Populer, inilah beberapa kota yang terkenal sebagai "kota berdosa" karena berbagai kegiatan kontroversial yang dapat ditemukan di sana.

1. Amsterdam, Belanda: Kota Ganja dan Hiburan Malam

Amsterdam, ibu kota Belanda, sudah lama dikenal sebagai tempat yang melegalkan berbagai aktivitas yang biasanya dilarang di banyak negara.

Sejak 1976, Belanda melegalkan ganja, menjadikan Amsterdam sebagai salah satu destinasi utama bagi mereka yang ingin menikmati ganja secara legal.

Kota ini memiliki lebih dari 160 coffee shop, tempat di mana ganja bisa dibeli dan dikonsumsi dengan bebas.

Bagi para wisatawan yang mencari pengalaman unik, ada banyak tempat untuk menikmati "ngopi" sambil menikmati ganja.

Selain ganja, Amsterdam juga terkenal dengan Red Light District, kawasan yang melegalkan prostitusi.

Red Light District ini menjadi pusat perhatian dunia, dengan lebih dari 3.000 pekerja seks yang memberikan layanan di sana.

Pendapatan yang dihasilkan dari industri ini sangat besar, mencapai miliaran dolar setiap tahunnya.

2. Macau, China: Kota Judi dan Prostitusi Legal

Makau, sebuah wilayah otonomi khusus di China, dikenal sebagai "Las Vegas-nya Asia".

Makau adalah satu-satunya tempat di China yang melegalkan perjudian.

Industri perjudian di kota ini menyumbang lebih dari 17% dari pendapatan kota.

Pada tahun 2024, industri ini diperkirakan menghasilkan lebih dari 2 miliar dolar AS.

Kota ini juga terkenal dengan kehidupan malam yang gemerlap, serta prostitusi yang legal.

Banyak hotel, klub malam, dan kasino di Macau yang menawarkan layanan prostitusi sebagai bagian dari paket hiburan malam mereka.

3. Las Vegas, Amerika Serikat: Kota yang Tak Pernah Tidur

Las Vegas, yang dijuluki "Sin City", adalah pusat perjudian terbesar di dunia.

Setiap tahunnya, kasino di Las Vegas menghasilkan pendapatan yang fantastis, mencapai miliaran dolar.

Meskipun perjudian adalah daya tarik utama, Las Vegas juga terkenal dengan kehidupan malamnya yang luar biasa.

Klub malam, bar, dan tempat hiburan lainnya buka hingga pagi, menciptakan atmosfer yang penuh dengan sensasi.

Selain itu, meskipun prostitusi ilegal di Nevada, banyak tempat di Las Vegas yang menyediakan layanan serupa dalam bentuk lain, dengan berbagai cara untuk menyiasati hukum.

4. Pattaya, Thailand: Wisata Seks yang Kontroversial

Pattaya, sebuah kota pantai di Thailand, terkenal dengan kehidupan malam yang penuh sensasi.

Kota ini menjadi pusat hiburan dengan berbagai klub malam, bar, dan prostitusi.

Namun, yang paling kontroversial adalah wisata seks yang ditawarkan di Pattaya.

Tidak hanya prostitusi, tetapi juga layanan yang melibatkan anak di bawah umur, yang sangat ilegal, menjadi salah satu masalah besar di sini.

Meskipun pihak berwenang di Thailand telah berusaha memberantas praktek ilegal ini, laporan tentang penggunaan anak di bawah umur dalam industri seks masih mengkhawatirkan.

Wisatawan, terutama dari Eropa, adalah sebagian besar pelanggan yang datang ke Pattaya untuk menikmati layanan ini.

5. Manama, Bahrain: Kota Berdosa di Timur Tengah

Bahrain, negara yang dikenal dengan budaya Barat yang lebih terbuka dibandingkan negara-negara Timur Tengah lainnya, memiliki ibu kota Manama yang terkenal dengan industri prostitusi yang berkembang pesat.

Di sini, banyak hotel, bar, dan klub malam yang menyediakan pekerja seks, banyak di antaranya berasal dari negara-negara seperti Rusia, Filipina, dan Thailand.

Meskipun banyak wisatawan yang datang ke Manama untuk menikmati kehidupan malamnya, prostitusi adalah bagian dari industri hiburan malam yang legal dan besar di sana.

6. Rio de Janeiro, Brasil: Kota Penuh Dosa dengan Hiburan Beragam

Rio de Janeiro adalah salah satu kota terkenal di Brasil, dikenal dengan pantainya yang indah dan kehidupan malam yang meriah.

Namun, selain keindahan alam dan hiburan yang sah, Rio juga memiliki banyak tempat yang menawarkan pengalaman kontroversial, seperti penggunaan ganja dan prostitusi.

Kota ini memiliki reputasi yang buruk terkait dengan tingkat kriminalitas yang tinggi, dan prostitusi merupakan bagian dari kehidupan malam yang telah lama ada di Rio.

7. Caracas, Venezuela: Kota dengan Hiburan Terlarang

Caracas, ibu kota Venezuela, adalah kota yang dikenal dengan tingkat inflasi yang sangat tinggi dan krisis ekonomi yang parah.

Meskipun demikian, kota ini juga menjadi tempat tujuan wisata yang penuh dengan hiburan "terlarang", seperti perjudian, klub malam, dan prostitusi.

Pekerjaan penuh dosa ini muncul sebagai dampak dari kebutuhan hidup yang semakin tinggi di Venezuela, dan banyak orang yang terjerat dalam bisnis gelap ini.

---

Kota-kota yang disebut sebagai "kota berdosa" di dunia ini memang menawarkan jenis hiburan yang berbeda dari tempat wisata pada umumnya.

Beberapa kota menjadi tempat yang menarik bagi mereka yang mencari pengalaman kontroversial, mulai dari perjudian, prostitusi, hingga wisata seks.

Namun, meskipun informasi ini dapat menarik perhatian, sangat penting untuk mempertimbangkan nilai-nilai etika dan moral ketika memilih tujuan liburan.

***

 

Editor : Tina Mamangkey
#liburan #wisata #di dunia #dosa #kontroversial #Kota Maksiat