Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Temuan Mengejutkan, Usia Puncak Penuaan Manusia Akhirnya Terungkap

Tina Mamangkey • Rabu, 15 Januari 2025 | 11:41 WIB
Ilustrasi, Usia puncak penuaan manusia terungkap
Ilustrasi, Usia puncak penuaan manusia terungkap

GORONTALOPOST - Penuaan manusia adalah proses yang kompleks dan menarik, yang kini semakin dipahami berkat kemajuan dalam riset ilmiah.

Baru-baru ini, sebuah studi besar mengungkapkan temuan mengejutkan mengenai usia puncak penuaan manusia, yang terjadi pada rentang usia tertentu.

Studi yang melibatkan peserta berusia antara 25 hingga 75 tahun ini mengkaji perubahan biologis yang terjadi dalam tubuh manusia selama hampir dua tahun.

Data yang dikumpulkan termasuk sampel darah, tinja, kulit, serta usapan mulut dan hidung yang diambil setiap 3-6 bulan.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penuaan manusia tidak berlangsung secara bertahap dan linear seperti yang biasa kita pikirkan, melainkan terjadi secara cepat dan non-linear pada usia 44 dan 60 tahun.

Kiaotao Shen, peneliti pengobatan mikrobioma di Nanyang Technological University, yang juga menjadi peneliti utama dalam studi ini, menjelaskan bahwa penuaan manusia tidak mengikuti pola yang bertahap. "Kita tidak akan menua secara bertahap," kata Shen, mengacu pada temuan yang menunjukkan perubahan biologis yang cepat dan signifikan pada usia-usia tertentu.

Shen juga menyoroti bahwa fase-fase tertentu dalam hidup kita memiliki peran penting dalam proses penuaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Salah satu contoh yang ditemukan dalam studi ini adalah penurunan kemampuan metabolisme kafein, yang pertama kali menurun secara signifikan pada usia 40 tahun dan sekali lagi pada usia 60 tahun.

Penurunan ini juga terjadi pada metabolisme alkohol, yang terutama terlihat pada individu yang berada di usia 40-an tahun.

Pada usia 40-an, banyak orang mulai merasakan perubahan dalam tubuh mereka, seperti cedera otot dan penumpukan lemak. Hal ini berkaitan erat dengan metabolisme lipid, yang mempengaruhi bagaimana tubuh kita memproses lemak.

Menurut Michael Snyder, Ketua Departemen Genetika di Stanford, proses penuaan ini juga berhubungan dengan kehilangan massa otot atau yang dikenal dengan istilah sarkopenia, yang mulai terjadi pada sebagian besar orang usia 60-an.

"Orang sering mengalami cedera otot dan melihat penumpukan lemak terjadi pada usia 40-an, dan sarkopenia terjadi pada orang-orang usia 60-an," kata Snyder. Ia menekankan pentingnya pemahaman tentang perubahan ini untuk kesehatan secara keseluruhan.

Perubahan pada Jaringan Tubuh dan Peningkatan Risiko Penyakit
Pada usia puncak penuaan yang terjadi pada usia 44 dan 60 tahun, tubuh mengalami perubahan pada protein yang menyatukan jaringan tubuh.

Perubahan ini bisa menjelaskan beberapa perubahan fisik yang kita rasakan, seperti perubahan pada kulit, otot, dan sistem kardiovaskular. Kulit yang mulai kehilangan elastisitas dan otot yang melemah adalah salah satu tanda yang sering terlihat pada usia tersebut.

Selain itu, perubahan ini juga meningkatkan risiko penyakit serius. Studi tersebut menunjukkan bahwa setelah usia 60 tahun, risiko gangguan kardiovaskular, penyakit ginjal, dan diabetes tipe 2 meningkat secara signifikan.

Tubuh yang sudah melewati fase puncak penuaan ini menjadi lebih rentan terhadap berbagai kondisi medis yang berhubungan dengan penuaan, yang mengingatkan kita untuk menjaga gaya hidup sehat guna mengurangi dampak penuaan yang tak terhindarkan.

---

Penemuan ini membuka wawasan baru tentang bagaimana tubuh manusia menua, dan bagaimana kita dapat lebih baik mempersiapkan diri untuk menjalani hidup dengan lebih sehat seiring bertambahnya usia.

Mengidentifikasi usia puncak penuaan dan memahami perubahan yang terjadi dapat membantu kita mengambil langkah-langkah preventif untuk mengurangi risiko penyakit dan menjaga kesehatan seiring berjalannya waktu.

Dengan memperhatikan pola perubahan biologis ini, kita bisa mengoptimalkan gaya hidup dan perawatan kesehatan agar dapat menjalani kehidupan yang lebih panjang dan lebih sehat. (*)

Editor : Tina Mamangkey
#Usia #temuan #Penuaan Manusia #peneliti #terungkap #puncak